#Polri#AbuJanda#KNPI

Polri bakal Usut Dugaan Ujaran Kebencian Abu Janda

Polri bakal Usut Dugaan Ujaran Kebencian Abu Janda
Ilustrasi Medcom.id.


Jakarta (Lampost.co) -- Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan menindaklanjuti laporan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) terhadap penggiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda. Laporan terkait cuitan Abu Janda di media sosial Twitter diduga mengandung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Seluruh laporan masyarakat pasti diterima, pasti dilayani polri untuk ditindaklanjuti," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi, Sabtu, 30 Januari 2021.

Rusdi mengatakan pihaknya masih mempelajari laporan tersebut. Nantinya, penyidik memanggil Abu Janda untuk diperiksa sebagai saksi.

"Nanti perkembangannya pasti disampaikan," ucapnya.

KNPI melaporkan Abu Janda ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Kamis, 28 Januari 2021. Penggiat media sosial itu dinilai menyampaikan ujaran kebencian melalui akun Twitter-nya @permadiaktivis1.

Setidaknya ada ujaran kebencian yang dilaporkan. Yakni, ujaran kebencian mengandung SARA yang dilontarkannya kepada tokoh Papua Natalius Pigai.

Kedua, postingan Abu Janda yang menyebutkan bahwa Islam adalah agama yang arogan. Twit tersebut diunggah pukul 22.58 WIB pada 25 Januari 2021.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait