#sengketatanah#polresta

Polresta Usut Penutupan Jalan Sepihak di Terminal Kemiling

Polresta Usut Penutupan Jalan Sepihak di Terminal Kemiling
Sengketa terminal Kemiling. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung memeriksa seorang berinisial DS pada Jumat, 5 Februari 2021. Pria yang berprofesi sebagai kuasa hukum itu dilaporkan Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, akibat penutupan sepihak terminal Kemiling yang sedang bersengketa.

Laporan tersebut tertuang dalam LP/B-1/202/2021/LPG/SPKT Resta Balam tanggal 22 januari 2021.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, mengatakan pihaknya masih mengusut kasus sengketa di terminal Kemiling itu. Namun, dia belum mengetahui status hukum DS. 

Berdasarkan KUHAP, aparat membutuhkan 1x24 jam untuk menentukan status terperiksa menjadi tersangka hingga ditahan. 

Sebelumnya diberitakan lahan seluas 5.200 meter persegi yang merupakan bekas terminal Kemiling kembali bersengketa. Di lokasi tersebut terdapat tumpukan batu besar dengan banner bertulis TANAH INI MILIK SUBROTO berdasarkan Putusan Pengadilan 25/Pdt.G/2020/PN Tjk. DS merupakan kuasa hukum dari Subroto.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait