#pelanggaranprokes#beritalampung

Kafe dan Spa di Bandar Lampung Disidak

Kafe dan Spa di Bandar Lampung Disidak
Polresta Bandar Lampung merazia kegiatan di Kafe Southbank beberapa waktu lalu. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung memeriksa sejumlah pemilik kafe dan Spa yang diduga melanggar aturan penanganan Covid-19. 

Pemeriksaan itu berdasarkan surat panggilan nomor: B/8206/IX/2021/Reskrim. Dalam surat itu berbunyi, penyidik melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana kegiatan usaha tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana dimaksud dalam UU RI Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup UU RI No.7 tahun 2014 tentang perdagangan. 

Kemudian UU RI No.17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, UU RI No.30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93 UU RI No.6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

Barang siapa dimuka umum dengan lisan dan tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti ketentuan UU maupun perintah jabatan yang diberikan berdasarkan ketentuan Undang-undang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 160 KUHP.

Manajer kafe Southbank, Iskandar, membenarkan telah diperiksa penyidik Tipidter Satreskrim Polresta Bandar Lampung. "Saya diperiksa beberapa waktu lalu. Ditanya terkait izin usaha," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan manajer Spa yang tidak ingin disebutkan namanya. "Ya cuma dimintai keterangan saja," katanya.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, membenarkan pemeriksaan tersebut. "Ia benar, untuk lebih rincinya di bidang Tipiter," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait