#perampokan

Polresta Bentuk Tim Khusus Buru Spesialis Pembobol Minimarket

Polresta Bentuk Tim Khusus Buru Spesialis Pembobol Minimarket
Ilustrasi. Minimarket di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku spesialis pembobol minimarket yang meresahkan di Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi ke sejumlah polres di Kabupaten/Kota guna melakukan penyelidikan.

Baca juga: 7 Kasus Pembobolan Minimarket dalam Sebulan, Semuanya Belum Terungkap

“Kita bekerjasama dengan jajaran di polsek-polsek dan polres di beberapa kabupaten/kota yang juga mempunyai kasus serupa,” katanya, Senin, 4 Oktober 2021.

Menurutnya, berdasarkan penyelidikan sementara ditemukan kesamaan modus yang digunakan para pelaku untuk membobol minimarket. Baik minimarket di wilayah Bandar Lampung maupun di luar Bandar Lampung. 

“Kita pelajari modusnya dan memang ada kemiripan modus di beberapa TKP. Kalau tahun lalu kebanyakan pelaku membobol brankas minimarket. Tapi untuk sekarang ini, pelaku mengambil rokok,” tambahnya.

Dari sejumlah kasus pembobolan minimarket tersebut pelaku biasanya mengambil sejumlah bungkus rokok, baik yang berada di area display maupun di dalam gudang penyimpanan.

"Kebanyakan minimarket yang menjadi target aksi pencurian yakni yang memiliki bangunan satu lantai. Sebab kebanyakan pelaku membobol langit-langit bangunan untuk masuk ke dalam toko," tambahnya.

Karena itu, Devi mengimbau kepada para karyawan maupun pemilik minimarket bisa melengkapi bangunannya dengan CCTV. Khususnya di tempat-tempat yang mungkin dilewati oleh pelaku.

“Kemudian, kalau memungkinkan juga bisa ditambahkan dengan alarm dan satuan pengaman yang bisa berjaga karena pelaku bergerak saat toko sudah tutup malam hari," katanya.

Diketahui, sejumlah minimarket di Bandar Lampung kerap menjadi target aksi pencurian. Sepanjang September 2021, diketahui ada sekitar tujuh minimarket yang menjadi korban. 

Di antaranya, Alfamart Jl. Ryacudu, Waydadi, Sukarame; Alfamart Jl. Kimaja, Wayhalim, Bandarlampung; Alfamart Jl. Raden Imba Kusuma, Sumur Putri, Bandar Lampung (dekat CitraLand); Alfamart Jl. Basuki Rahmat, Telukbetung Selatan; Alfamart Jl. Sultan Haji, Labuhan Ratu, Indomaret Jl. Soekarno Hatta, Kedaton; dan Chamart Jl. Hayam Wuruk, Kedamaian.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait