#Narkoba#Waykanan

Polres Way Kanan Ungkap Jaringan Narkoba di Dalam Lapas

Polres Way Kanan Ungkap Jaringan Narkoba di Dalam Lapas
Tersangka peredaran narkoba di dalam Lapas Kelas II B Way Kanan. Dok Polres Way Kanan


Way Kanan (Lampost.co) -- Polres Way Kanan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kab Way Kanan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di dalam penjara. Petugas meringkus lima narapidana warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas II B Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan wujud sinergitas dan komitmen dalam memberantas narkotika. 

"Tanpa kerjasama yang baik, tak akan membuahkan hasil. Penanganan penyalahgunaan narkotika di Lapas memerlukan special treatment," kata dia, Senin, 28 Desember 2020.

Peristiwa pengungkapan jaringan pengguna dan pengedar narkotika ini terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020 sekitar pukul 16.00 WIB. Penangkapan bermula dari Satresnarkoba Polres Way Kanan yang memperoleh informasi dari Kalapas Waykanan Syarpani tentang adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di dalam Lapas.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas Satresnarkoba langsung menuju Lapas Kelas IIB Way Kanan dan menemukan barang bukti tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu berupa  satu plastik klip berisikan kristal putih seberat 0,58  gram.

Narkoba jenis sabu-sabu tersebut merupakan milik tersangka BR alias Mangku Tihang yang diperoleh dengan cara membeli dari SPA melalui RZ  alias Badrun. Badrun menerima barang dari AGS alias Boris. 

BR alias Mangku Tihang adalah residivis narkotika yang sebelumnya sudah mengalami penangkapan sebanyak tiga kali. 

"Selanjutnya masih di hari Kamis, 24 Desember 2020 sekitar pukul 23.00 WIB petugas Satresnakoba Polres Way Kanan melakukan pengembangan dengan melakukan razia di dalam Lapas Kelas II B Way Kanan," kata Binsar. 

Penyelidikan mengindikasikan adanya keterlibatan  pegawai Lapas Kelas II B Way Kanan. Saat melakukan penggeledahan di Blok B barang bukti berupa satu bungkus plastik klip berlapis lakban warna coklat yang di dalamnya terdapat sabu-sabu. Petugas juga mengamankan satu bungkus plastik bening yang didalam tisu, satu unit timbangan digital warna silver, satu buah korek api gas, dan satu unit handphone.

Dari penyelidikan, barang bukti tersebut milik BBS yang sebelumnya diperoleh dari SPA dan AG slias Boris Bin Cik Mat Agus.

LimaTersangka warga binaan Lapas Kelas II B Kabupaten Way Kanan ini berinisial SPA (35) warga Jalan Pangeran Antasari Kelurahan Tanjung Agung Raya Kecamatan Tanjung, Karang Kota Bandar Lampung, RZ alias Badrun (34) warga Kampung Sukajawa Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, BR alias Mangku Tihang  (52) warga Kampung Negeri Batin Kecamatan Negeri Batin, Kabupaten Way Kanan.

Kemudian AGS alias Boris (41) Warga Jalan Raya Pinang Jaya Kelurahan Pinang Jaya Kecamatan  Kemiling, Kota Bandar Lampung dan BBS (33) warga Kelurahan Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

"Para tersangka diganjar Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun," kata Binsar. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait