#polres#waykanan

Polres Way Kanan: Tidak Semua Proses Hukum Berujung Pemidanaan

Polres Way Kanan: Tidak Semua Proses Hukum Berujung Pemidanaan
Kegiatan sosialisasi Perpol Nomor 8 Tahun 2021 di GSG Pesat Gatra, Polres Way Kanan, Rabu 1 Desember 2021. Lampost.co/Candra Putra Wijaya


Way Kanan (Lampost.co) -- Tidak semua proses hukum berujung pada pemidanaan. Langkah hukum pemidanaan sebenarnya hanya alternatif terakhir dalam proses penyelesaian masalah di masyarakat. Peraturan ini dibentuk sebagai upaya meminimalisir proses penegakan hukum menjadi pemicu munculnya masalah yang lebih besar.

Kepala Bagian (Kabag) Kabag SDM Polres Way Kanan, Kompol Eddy menjelaskan, dengan pendekatan restoratif, suatu masalah bisa diatasi dengan cara musyawarah melalui para tokoh dan lainnya. Aturan itu termaktub dalam Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 08 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.

"Proses penegakkan hukum terkadang tidak mampu menyelesaikan konflik yang terjadi di tengah masyarakat sehingga Perpol tersebut bisa menjadi dasar hukum personel dalam menjalankan restoratif justice melalui cara pendekatan," jelas dia dalam kegiatan sosialisasi Perpol Nomor 8 Tahun 2021 di GSG Pesat Gatra, Polres Way Kanan, Rabu 1 Desember 2021.

Baca: KPU Way Kanan: Pilbup Digelar November 2024

 

Oleh karena itu, kata dia, penanganan tindak pidana berdasarkan keadilan restoratif dinilai dapat menyelesaikan permasalahan di masyarakat dengan lebih cepat. 

"Perpol tentang keadilan restoratif ini adalah konsep baru dalam penegakan hukum pidana yang mengakomodir norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat sebagai solusi sekaligus memberikan kepastian hukum," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait