Pemerasan

Polres Way Kanan Bekuk Tiga Pelaku Pemerasan

( kata)
Polres Way Kanan Bekuk Tiga Pelaku Pemerasan
Ketiga pelaku pemerasan saat diamankan petugas. Dok


WAY KANAN (Lampost.co) -- Jajaran Satreskrim Polres Way Kanan meringkus dua orang laki- laki, dan satu perempuan yang diduga melakukan pemerasan di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar manurung melalui Kasat reskrim AKP Devi Sujana mengatakan, ketiga pelaku yakni MCN (29) dan ES (30), warga Kampung Tanjung Raja Sakti, Kecamatan Blambangan Umpu, serta seorang perempuan berinisil RS (34), warga Kampung Gunung Sangkaran. Sementara tiga pelaku lainnya NS, JF, dan AM, masih dalam pengejaran petugas.

"Korban DD menjadi korban pemerasan oleh MCN dan teman-temannya di rumah pelaku RS di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, pada Minggu, 20 September 2020,sekitar pukul 13.00 Wib," kata dia, Jumat, 25 September 2020.

Korban sebelumnya dituduh telah melakukan perbuatan asusila terhadap pelaku NS, dan dimintai uang senilai Rp120 juta. Korban baru menyerahkan uang Rp10 juta kepada MCN yang berpura-pura sebagai suami dari NS. Pemerasan tersebut sudah direncanakan terlebih dahulu bersama dengan pelaku RS bersama AM dan NS sendiri.

Diketahui, pelaku MCN juga telah menyita mobil korban Toyota Rush dengan nopol Z 1856 EA warna abu - abu metalik.

"Modusnya ketiga orang tersangka tersebut bersama dengan 3 orang lainnya yang saat ini masih diburu melakukan perencanaan untuk menjebak korban dengan modus pelaku MCN berpura pura sebagai suami NS (PSK), dan NS diumpankan kepada korban untuk cek in di salah satu hotel di Martapura Provinsi Sumatera Selatan," tambahnya.

Selanjutnya mereka secara bersama-sama melakukan penggerebekan di hotel tersebut. Kemudian dengan tersangka MCN berpura-pura marah kepada korban dan NS. Kemudian pelaku membawa korban berkeliling Martapura dan mengancam korban akan dilaporkan ke Polres dengan tuduhan perzinahan jika tidak memberikan sejumlah uang.

"Para pelaku ditangkap pada Rabu, 23 September 2020, di wilayah Kampung Tanjung Raja Sakti, berdasarkan laporan dari korban," ungkapnya.

Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polres Way Kanan guna pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan dijerat dengan pasal 368 KUHP, tentang pemerasan dan ancaman dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait