pencurian

Polres Ultimatum Oknum PNS Menyerahkan Diri

Polres Ultimatum Oknum PNS Menyerahkan Diri
Dua dari 6 komplotan pencurian modus pecah kaca nasabah bank BF (22) dan AK (20), warga OKI Sumatera Selatan, ditangkap Minggu (6/12/2020), pada tempat persembunyiannya di Kemiling. (Dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung mengultimatum HY oknum PNS Pesawaran agar menyerahkan diri. Ia otak komplotan pencurian pecah kaca yang beperan menyediakan tempat dan peralatan para pelaku lainnya.

"Kami minta yang bersangkutan agar kooperatif dan menyerahkan diri, identitas sudah kami kantongi," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana, Minggu (13/12/2020).

Polisi masih memburu pelaku lainnya yakni MN, BBN, dan AAN warga OKI Sumatera Selatan sebagai eksekutor di lapangan dengan berbagai peran. 

Selain komplotan tersebut, HY juga memiliki koneksi dengan kelompok pecah kaca lainnya yang kerap beraksi di Kota Bandar Lampung. "Pelaku lain masih kami buru, identitas sudah dikantongi," katanya. 

Sebelumnya, dua dari 6 komplotan pencurian modus pecah kaca nasabah bank BF (22) dan AK (20), warga OKI Sumatera Selatan, ditangkap Minggu (6/12/2020), pada tempat persembunyiannya di Kemiling. 

Aksi terakhir mereka terjadi pada 6 Desember 2020 di perumahan Citra Garden, Telukbetung Barat, usai menggasak uang dan perhiasan dengan kerugian korban mencapai Rp40 juta. Total ada 6 lokasi pencurian dalam beberapa bulan belakangan yang dilakukan komplotan tersebut dengan kerugian ditaksir Rp800 juta. 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait