#Narkoba

Polres Pringsewu Tangkap Pemakai hingga Bandar Sabu-sabu

Polres Pringsewu Tangkap Pemakai hingga Bandar Sabu-sabu
Tiga pelaku penyalahgunaan narkoba diamankan Polres Pringsewu. Dok Polres


Pringsewu (Lampost.co) -- Tim Cobra Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ganja mulai dari bandar, pengedar, dan pemakai.

Mereka adalah BS alias Bodong (42) sebagai bandar, warga Kelurahan Pringsewu Utara, kemudian TR alias Tebe (24) yang berperan sebagai pengedar,  warga Kelurahan Pringsewu Utara, dan BG (37), pemakai, warga Dusun Ngadirejo pekon Lugu Sari Kecamatan Pagelaran.

Kasat Narkoba Polres Pringsewu Iptu Khairul Yassin Ariga menjelaskan, ketiga pelaku ditangkap di Kelurahan Pringsewu Utara Kecamatan Pringsewu.

“Ketiga pelaku kami amankan pada dua kali penangkapan, yaitu tanggal 3 dan 8 Juni 2021," ungkap Kasat, Kamis, 10 Juni 2021. 

Baca: Dua Oknum Polisi Pembawa 100 Pil Ekstasi Ditangkap Polresta Bandar Lampung

 

Penangkapan tersangka merupakan tindak lanjut dari informasi warga terkait maraknya peredaran narkotika di kedua wilayah tersebut.

Iptu Khairul menjelaskan, penangkapan para pelaku diawali dengan menangkap TR alias Tebe di rumahnya pada Kamis, 3 Juni 2021 pukul 19.00 WIB dengan barang bukti narkotika jenis sabu. Kemudian BS alias Bodong pada 3 Juni 2021 jam 19.30 WIB. Dari tangan BS, petugas mengamankan sabu dan ganja seberat 0,26 gram.

Pada Senin, 8 Juni 2021 pukul 12.30 WIB, polisi kembali mengamankan satu tersangka sebagai pemakai berinisial BG dengan barang bukti berupa 3 buah plastik klip bening yang di dalamnya masih terdapat kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu berikut alat hisap.

“BG diamankan di rumahnya, sedangkan BB di amankan di rumah kosong Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran,” ungkapnya.

Kasat menyebut, untuk BS dan TR dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 TH 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, sedangkan BG dikenai Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 14 tahun penjara. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait