narkoba

Polres Pringsewu Tangkap Empat Penyalahguna Narkotika

Polres Pringsewu Tangkap Empat Penyalahguna Narkotika
Sejumlah barang bukti yang diamankan dari empat tersangka penyalahguna narkoba. (dok)


Pringsewu (Lampost.co) -- Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu mengamankan empat tersangka penyalahguna narkotika jenis sabu di Sukoharjo, Jumat, 1 Januari 2021.

Dari keempat tersangka itu diketahui satu orang berperan sebagai pengedar, satu orang sebagai perantara atau kurir, dan dua orang lainnya sebagai pengguna. 

Keempat tersangka yang diamankan yakni satu orang perempuan dan tiga laki-laki semuanya adalah warga Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo dengan inisial DP (33), MF (23), AS alias Andi Ogan (29), dan YH (28). 

Kasat Narkoba Polres Pringsewu Iptu Khairul Yassin Ariga, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Minggu, 3 Januari 2021, menyatakan para pelaku ditangkap dari kediaman masing-masing pada 1 Januari 2021. "Penangkapan ini merupakan tindaklanjut laporan warga," ungkapnya.

Kasat narkoba menambahkan awalnya penggerebekan dilakukan di rumah tersangka MF, lalu saat digeledah polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa delapan buah plastik klip berisi narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam bungkusan permen. Lalu polisi menemukan lagi tiga buah plastik klip kosong, tiga buah pipet terbuat dari sedotan, satu buah tutup botol berlubang dan, satu buah pipa kaca pirek bekas pakai. 

Dari hasil pengembangan, kata kasat narkoba, ternyata sabu itu berasal dari seseorang berinisial D (DPO) yang merupakan suami dari tersangka DP. 

Kasat narkoba menambahkan saat menggeledah rumah DPO D, polisi kembali mengamankan DP dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti berupa empat buah plastik klip bekas pakai, enam bundel plastik klip kosong, satu buah lakban, dan satu buah timbangan digital.

Iptu Khairul Yassin Ariga mengatakan polisi kembali melakukan pengembangan kasus dan kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka AS alias Andi Ogan dan YH. Dalam proses penggeledehan petugas turut mengamankan barang bukti alat hisap sabu.

Menurutnya peran AS dan YH adalah sebagi pengguna sabu yang diperoleh dari tersangka MF.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku MF dan DH dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Kemudian untuk tersangka AS dan YH dikenai pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait