#jambret

Polres Pesawaran Tembak Jambret Kambuhan

Polres Pesawaran Tembak Jambret Kambuhan
Pelaku yang berhasil diamankan. Dok


Pesawaran (Lampost.co) -- Jajaran Satreskrim Polres Pesawaran melumpuhkan YS alias Asep (34), warga Jalan Wan Rahman Kelurahan Batu Putu, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung. YS adalah seorang residivis jambret.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo melalui Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama mengatakan pelaku terpaksa dilumpuhkan karena melawan petugas saat ditangkap di rumahnya.

"Pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam penjambretan terhadap korban warga Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan pada 14 November 2020 lalu," ujarnya, Selasa 30 Maret 2021.

Ia menambahkan tersangka juga adalah seorang residivis pada kasus yang sama. Sebelumnya telah menjalani hukuman, begitu bebas mengulangi perbuatannya dan sempat DPO.

"Pelaku ditangkap di rumahnya, karena melawan saat hendak ditangkap, akhirnya petugas melakukan tindak tegas keras terukur," kata dia.

Menurutnya pelaku menjadi buronan Polres Pesawaran setelah melakukan aksinya menjambret tas berisikan handphone dan surat berharga milik korban pelapor atas nama Sella Oktaviani, warga Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan pada 14 November 2020.

"Kronologisnya, sekitar pukul 17.30 WIB, di Jalan Raya depan Pondok Pesantren Darul Hufaz Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau penjambretan," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, barang-barang yang berhasil dibawa kabur pelaku YS alias Asep adalah berupa satu unit handphone OPPO A57 warna gold dengan nomor IMEI1 : 865255038419416, IMEI2 : 865255038419408, kemudian satu lembar STNK sepeda motor Honda beat warna biru nopol  BE 3428 RD, SIM , KTP, ATM BCA milik pelapor.

"Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian Rp3,5 juta, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pesawaran," katanya.

Saat ini pelaku YS diamankan dan masih terus diperiksa di Mapolres Pesawaran. Kemudian untuk barang buktinya telah dilakukan penyitaan dalam berkas perkara nomor BP / 01 / I / 2021.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait