#UANGPALSU#MESUJI

Polres Mesuji Ungkap Jaringan Uang Palsu

Polres Mesuji Ungkap Jaringan Uang Palsu
Polres Mesuji menggelar ekspos pengungkapan kasus peredaran uang palsu. Lampost.co/Ridwan Anas


Mesuji (Lampost.co) -- Polres Mesuji mengungkap pengedaran uang palsu dan menangkap delapan orang. Kasus itu diekspos di Mapolres setempat, Kamis, 27 Oktober 2022.

Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo mengatakan penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat. Hasilnya, tertangkap satu pelaku di Mesuji. Dari para tersangka diamankan 13.428 lembar uang palsu dengan pecahan Rp100.000.

"Dari hasil pengembangan, kami mengamankan lagi seorang pelaku di wilayah Provinsi Banten. Ditangkap satu pelaku lain lagi di wilayah Provinsi Jawa Barat dan terakhir Provinsi Jawa Tengah," kata Kapolres.

Polres Mesuji masih mengejar 3 orang yang terlibat. "Selain uang palsu, kami amankan juga alat pencetak uang palsu serta tinta dan perlengkapan lainnya,” kata Kapolres.

Informasi yang dihimpun Lampost.co, awal mula kasus uang palsu mencuat saat salah seorang pengusaha ATM mini hendak menabung uang hasil usaha ke bank. Namun, saat dimasukan ke bank, uang ditolak sekitar Rp2.500.000.

"Ya, kami tahu jika ada ATM mini yang sudah ketipu. Karena kasus itu kami semua jadi lebih waspada. Namun perlu edukasi khusus dari pemerintah tentang keaslian uang," kata Stiven, warga Simpang Pematang.

Ekspos kasus itu dihadiri Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait