#beritalampung#beritalampungterkini#sirop#obatcair#gagalginjalakut

Polres Lamtim Awasi Peredaran Obat Sirop untuk Anak-anak

Polres Lamtim Awasi Peredaran Obat Sirop untuk Anak-anak
Jajaran Polres Lampung Timur melaksanakan pengawasan dan imbauan di apotek dan toko-toko obat yang berada dalam wilayah setempat, Rabu, 26 Oktober 2022. Lampost.co/Arman Suhada


Sukadana (Lampost.co) -- Polres Lampung Timur melaksanakan pengawasan dan imbauan ke apotek dan toko-toko obat di wilayah setempat. Upaya itu dalam rangka pemeriksaan dan sosialisasi peredaran dan penggunaan obat sirop untuk anak-anak.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution menyatakan pihaknya dan jajaran telah mengecek sekaligus imbauan kepada apotek-apotek dan swalayan agar untuk sementara waktu, tidak menjual obat dalam bentuk sirop anak kepada masyarakat. "Kegiatan ini menindaklanjuti imbauan Badan POM Republik Indonesia terkait informasi keempat hasil pengawasan BPOM terhadap sirop obat yang diduga mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang dikeluarkan pada 20 Oktober 2022," ujarnya, Rabu, 26 Oktober 2022.

Baca juga: Polda Lampung Turut Mendata Pasien Gagal Ginjal Akut 

Dia menambahkan pihaknya masih menemukan banyak apotek yang masih memajang obat sirop untuk diperjualbelikan. "Personel Polres Lampung Timur langsung memberikan imbauan kepada apotek untuk menarik dan tidak mengedarkan atau menjual kepada masyarakat jenis-jenis obat sirop yang termasuk dalam larangan edar dari BPOM RI tersebut," ujarnya.

Perlu diketahui obat yang telah ditarik dari peredaran ada lima jenis parasetamol berdasarkan imbauan dan pengawasan BPOM terhadap obat sirop yang diduga mengandung EG dan DEG yang dikeluarkan pada 20 Oktober 2022, yakni Termorex Sirop (obat demam) produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1 dan Flurin DMP Sirop (obat batuk dan flu) produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1.

Kemudian Unibebi Cough Sirop (obat batuk dan flu) produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1. Unibebi Demam Sirup (obat demam) produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1 dan Unibebi Demam Drops (obat demam) produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat Lamtim untuk lebih berhati-hati jangan memberikan obat cair atau sirop secara bebas tanpa adanya resep dokter. "Semoga dengan adanya imbauan antisipasi peredaran obat sirop yang dilarang dan dilaksanakan seluruh apotek untuk sementara tidak menjual obat secara bebas yang berbentuk cair ataupun sirop untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait