#beritalampung#beritalampungterkini#kerusuhanptgaj#perusakan#pembakaran#penjarahan

Polres Lamteng Sudah Tetapkan 20 Tersangka Kerusuhan PT GAJ

Polres Lamteng Sudah Tetapkan 20 Tersangka Kerusuhan PT GAJ
Tersangka EF terekam kamera saat peristiwa pembakaran PT GAJ. Dok Polres Lamteng


Gunungsugih (Lampost.co) -- Polres Lampung Tengah telah menetapkan AE (29) sebagai tersangka dalam kasus pembakaran dan perusakan PT Gunung Aji Jaya (GAJ) di Kecamatan Pubian. Dalam sebulan, polisi telah menetapkan 20 tersangka.

Tersangka warga Tanjungkemala, Kecamatan Pubian, Lamteng, diamanakan polisi pada Jumat, 16 Desember 2022 di Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam satu bulan terakhir ini, polisi telah menetapkan 20 orang tersangka dalam kasus ini.

Baca juga: Aksi Sosial Kapolres Lamsel Berbuah Penghargaan dari Kemensos  

"EF telah kami tetapkan sebagai tersangka, berdasarkan penyelidikan dan keterangan saksi serta pengakuan pelaku lain. Total 20 tersangka sudah kami tangkap. Pelaku EF berperan memprovokasi warga lainnya, dia yang paling depan saat peristiwa pembakaran kantor PT GAJ," kata Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya diwakili Kasatreskrim AKP Edi Qorinas, Selasa, 20 Desember 2022.

Tersangka membakar aset milik PT GAJ menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Pelaku juga melakukan perusakan dengan menggunakan kayu.

"Tersangka melakukan pembakaran aset PT GAJ dengan menyiramkan BBM yang dibawanya menggunakan jeriken," katanya.

Dalam pelariannya, AE kerap berpindah tempat, hal itu dilakukan guna mengelabui polisi. Saat diamankan, pelaku sempat melakukan perlawanan fisik.

"Dia tahu sedang dicari dan berupaya menghindar dan tidak pernah lama berada di tempat persembunyiannya, kerap berpindah-pindah," ujarnya.

Latar belakang pelaku melakukan pembakaran dan perusakan lantaran memiliki kepentingan pribadi. Polisi juga tengah memburu dalang-dalang lainnya dalam kasus ini dan diimbau untuk segera menyerahkan diri.

"Pelaku punya kepentingan pribadi di sana (PT GAJ). Dia salah satu dalang dan masih ada dalang yang lainnya yang masih kami buru dan diimbau untuk segera menyerahkan diri karena cepat atau lambat kami ada tangkap mereka," katanya. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait