kasusnarkobapenyelundupanganja

Penyelundupan 54,2 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni 

Penyelundupan 54,2 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni 
Anggota Komisi III DPR-RI Taufik Basari dan Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo tunjukkan barang bukti daun ganja kering seberat 54,2 Kg di areal pemeriksaan Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni. Lampost.co/Perdhana


Kalianda (Lampost.co) -- Polres Lampung Selatan menggagalkan penyelundupan ganja kering seberat 54,2 kilogram di areal pemeriksaan Seaport Interdiction pelabuhan Bakauheni. Puluhan kilogram ganja disita dari dua kasus.


"Ini hasil ungkap dua penyelundupan," kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Kamis, 23 Juli 2020. 

Penyelundupan pertama, daun ganja kering seberat 47 kg yang dikirim dari Pekanbaru Ruau, menggunakan kendaraan B-9091-TEU milik paket pengiriman barang Dakota Buana Semesta, Minggu 12 Juli 2020, sekitar pukul 15.00 WIB.  "Saat diperiksa ditemukan dua paket ganja kering," ujar Edi. 

Keesokan harinya berhasil meringkus empat orang tersangka hasil pengembangan terhadap penerima barang haram tersebut di dua lokasi yang berbeda.  "Dua tersangka dibekuk di loket jasa pengiriman barang di Jakarta dan dua tersangka lainnya di Bogor," kata dia. 

Ungkap kasus narkoba yang kedua berhasil amankan 7,2 kg daun ganja kering di dalam kardus yang di bawa tersangka di Dusun Kampungjering, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Sabtu 18 Juli 2020, sekitar pukul 00.30 WIB.  "Barang bukti dan seorang tersangka berhasil diamankan," katanya. 

Mantan Kapolres Mesuji itu menjelaskan dari dua ungkap kasus narkoba jenis daun ganja kering tidak saling berkaitan satu dengan lainnya. 
"Tidak saling berkaitan dari dua kasus ini," ujarnya. 

Anggota Komisi III DPR-RI Taufik Basari yang hadir dalam kegiatan rilis ungkap kasus narkoba itu memberikan apresiasi kinerja Polres Lampung Selatan yang kerap berhasil gagalkan penyelundupan narkoba.  "Saya apresiasi kinerja jajaran Polres Lampung Selatan," ujarnya. 

Legislator Partai NasDem itu meminta pihak kepolisian tidak hanya fokus terhadap penindakan penyalagunaan narkoba akan tetapi tindakan pencegahan perlu di tingkatkan. 
"Ini juga sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran narkoba," ujarnya. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas


loading...



Komentar


Berita Terkait