#beritalampung#beritalamtim#penipuan

Polres Lampura Tangkap Pelaku Penipuan Penyaluran TKI di Tangerang

Polres Lampura Tangkap Pelaku Penipuan Penyaluran TKI di Tangerang
Ilustrasi. Foto: Google Images


Kotabumi (Lampost.co): Petugas Polres Lampung Utara meringkus seorang ibu rumah tangga berinisial Yana (45) warga Desa Subik, Abung Tengah, Lampung Utara atas kasus penipuan yang menjanjikan seseorang dapat bekerja ke luar negeri.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama mengatakan pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di sebuah Apartemen 88, Kelurahan Poris Plawad, Cipondoh, Tengerang. 

"Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian mencapai Rp75 juta. Aksi penipuan tersebut dilakukan bersama suaminya berinisial CW (DPO)," ujarnya, Jumat, 21 Oktober 2022.

Eko mengatakan aksi penipuan dilakukan terhadap korban yang masih tetangga pelaku yakni Supatmi (50) warga Desa Subik, Abung Tengah, Lampung Utara, pada 20 Februari 2020.

Awalnya pelaku bersama suaminya datang ke rumah korban dan menjanjikan kepada anak korban dapat bekerja ke salah satu perusahaan luar negeri menjadi TKI di Taiwan dengan meminta uang sebesar Rp75 juta.

Baca juga:  Dirlantas Polda Lampung Maksimalkan Penilangan ETLE

"Tanpa menaruh curiga, korban memberikan uang sebesar Rp75 juta yang diminta oleh pelaku. Setelah menerima uang yang diminta, pelaku langsung kabur dan sulit untuk dihubungi. Hingga akhirnya korban melapor ke Polres Lampung Utara," katanya.

Atas adanya laporan itu, lanjut Eko, pihaknya melakukan proses penyelidikan dan akhirnya diketahui pelaku kabur serta bersembunyi di daerah Tangerang. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatan dan uang hasil kejahatannya telah habis untuk berfoya-foya selama dalam pelarian.

Sementara itu, suami pelaku yang diduga kuat dalam aksi penipuan tersebut kini menjadi buron (DPO). "Tidak menutup kemungkinan, korban lebih dari satu orang dalam kasus tersebut. Kami meminta kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak langsung percaya dengan modus dijanjikan untuk bekerja menjadi TKI," ujarnya.

Dari penangkapan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa dua lembar kuitansi dan satu lembar fotocopy buku sertifikat. Sementara pelaku saat ini masih menjalani proses penyidikan.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait