#Pencurian

Polres Lambar Tembak Pencuri Spesialis Modus Pecah Kaca

Polres Lambar Tembak Pencuri Spesialis Modus Pecah Kaca
Tersangka diamankan di Mapolres Lambar. Dok Polres


Liwa (Lampost.co) -- Warga Kampung Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Sugito (42) ditangkap Polres Lampung Barat (Lambar). Sugito ditangkap karena mencuri dengan modus pecah kaca di Jalan Raya Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balikbukit.

Tersangka diamankan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B-247/V/2018/POLDA LPG/RES LAMBAR/SPKT pada 11 Mei 2018 dengan korban bernama Lekok (41), seorang PNS warga Pekon Kegeringan, Batubrak.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan menyebut kejadian saat korban menjemput anaknya di sekolah dengan menggunakan mobil bernomor BE 2369 CT. Setibanya di sekolah, mobil tersebut diparkir di pinggir jalan. 

"Namun setelah korban kembali ke mobil, tiba-tiba dia melihat kaca samping kiri pintu belakang mobil sudah pecah dan tas  warna hitam berisikan dompet dengan uang tunai Rp400 ribu serta beberapa identitas korban hilang," kata Kasat, Rabu, 16 Juni 2021.  

Baca: Guru Cabul di Bandar Lampung Divonis 15 Tahun Penjara

 

Setelah sekian lama melakukan penyelidikan, polisi menemukan bahwa pelaku berada di Jakarta. Sugito pun ditangkap saat berada di kontrakannya di Jalan Jati Pulo Kelurahan Kota Bambu Utara Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Polisi menembak Sugito karena sempat melawan ketika penangkapan.

Berdasarkan hasil pengembangan, tersangka juga pernah melakukan pencurian dengan modus serupa pada Selasa, 22 Mei 2018 di Rumah Makan Pagar Uyung Kecamatan Balikbukit dengan korban bernama Tunggu Asra (52), seorang PNS, warga Tanjungraya, Way Tenong.

Saat itu, korban baru saja mencairkan dana BOS di Bank Lampung sebesar Rp20 juta. Ketika pulang, korban berhenti di RM Pagaruyung lalu memarkirkan kendaraan R4 BE 2940 JF yang digunanaknya untuk membeli sayur di seberang jalan.

Ketika korban kembali ke mobil, tiba-tiba melihat kaca samping bagian kiri pintu depan sudah pecah dan uang dana bos sebesar Rp20 juta yang ditinggalkanya di dalam tas sudah raib.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait