#Pencurian

Polres Lambar Bekuk Tiga Komplotan Pelaku Curanmor

Polres Lambar Bekuk Tiga Komplotan Pelaku Curanmor
Satreskrim Polres Lampung Barat (Lambar) menangkap tiga pelaku pencurian sejumlah kendaraan bermotor (curanmor). Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Satreskrim Polres Lampung Barat (Lambar) menangkap tiga pelaku pencurian sejumlah kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Lambar. Tiga tersangka itu adalah Ham alias Zid (35), RM alias RA (42), dan DR.

Dua tersangka Ham dan RM ditangkap karena telah melakukan pelanggaran sebagaimana yang diatur dalam Pasal 363 KUHPidana berdasarkan Lp / 356 / VII / 2020 / Polda Lampung / Res Lambar / SPKT tanggal 26 Juli 2020.

Kedua tersangka diduga melakukan aksi curanmor di Pekon Padangdalom, Kecamatan Balikbukit, Lambar pada 26 Juli lalu dengan korban Yosef (26) warga Pekon Kegeringan Kecamatan Batubrak, Lambar.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silppa Yudiawan mengatakan  kedua tersangka mencuri sepeda motor korban saat diparkir di dekat kolam pemancingan yang sedang ditinggal korban untuk mengambil alat pancing di dalam gubuknya.

Selain mengambil sebuah sepeda motor jenis Honda Beat biru putih tersebut, satu unit ponsel milik korban Merk OPPO A.12 yang disimpan dalam jok sepeda motor juga ikut dibawa tersangka.

"Sementara satu tersangka DR (23) juga ditangkap karena diduga mencuri sepeda motor Honda Beat BE 3837 MF putih milik Zaiyadi (44), warga Bawang Pekon Sukarame Balikbukit, Lambar pada Senin 14 Desember di Pekon Tanjung Raya, Sukau," ujar Kompol Made, Minggu, 10 Januari 2021. 

Aksi curanmor dilakukan DR bersama rekannya PP yang saat ini masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya melakukan aksi curanmor saat sepeda motor korban diparkir di tempat parkir untuk menghadiri acara pernikahan di Pekon Tanjung Raya sekitar pukul 08.00 WIB. 

Tiba di lokasi hajat, korban memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah penduduk yang sudah disiapkan panitia tidak jauh dari lokasi pesta. Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB saat korban hendak pulang ternyata sepeda motornya sudah tidak ada lagi di tempat.

Korban melapor kepada petugas. Kemudian setelah dilakukan penyelidikan akhirnya petugas mengamankan para tersangka.

"Ternyata para tersangka merupakan satu komplotan yang diduga didalangi oleh PP (buron)," kata dia. 

Sedangkan RM bertindak sebagai penadah. PP bersama DR dan Ham menjadi pelakunya. Tersangka Ham terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur karena berusaha melawan petugas.

Bersama tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa antara lain saru unit handphone Oppo, satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih dengan BE 4510 MD, satu unit sepeda motor  type Honda Beat warna Merah Putih BE 3837 MF, satu unit sepeda motor Merk Honda jenis Revo, satu Unit sepeda motor Merk Honda jenis Supra fit.

Kemudian dua buah kunci leter Y dan satu buah kunci leter T. 

“Hasil pemeriksaan awal, para tersangka itu mengakui sudah beberapa kali melakukan kejahatan di wilayah Lambar dengan modus pencurian dengan pemberatan dan penipuan dengan cara meminjam motor lalu membawanya kabur," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait