FPIRizieqShihabPTPN

Polisi Tindak Lanjuti Laporan Terhadap Rizieq Shihab

Polisi Tindak Lanjuti Laporan Terhadap Rizieq Shihab
Ilustrasi/Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Polisi menerima laporan dugaan penggunaan lahan tanpa izin oleh Muhammad Rizieq Shihab. Laporan terkait pembangunan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu dikaji penyidik.  

 

"Untuk memperjelas apakah ada tindak pidana atau tidak ada tindak pidana," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 25 Januari 2021.

Baca juga: PTPN Laporkan Rizieq Shihab Soal Penggunaan Lahan Tanpa Izin

Dia memastikan Polri akan menindaklanjuti laporan tersebut. Jika laporan mengandung unsur pidana kasus akan dilanjutkan, sebaliknya laporan dihentikan jika tidak memiliki unsur pidana.

"Ketika ada laporan kewajiban Polri menerima laporan itu dan melakukan langkah-langkah selanjutnya untuk memperjelas kasus itu," ujar jenderal bintang satu itu. 

Polisi belum memeriksa saksi dalam kasus ini, baik terlapor Rizieq maupun pelapor dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. PTPN melaporkan Rizieq dan Gabriele Luigi Antoneli selaku pastor pada Jumat, 22 Januari 2021. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/0041/I/2021/Bareskrim.

Sebelumnya, PTPN telah melayangkan somasi kepada ratusan pihak, termasuk Rizieq dan Gabriele. Somasi untuk meninggalkan lahan tersebut. Namun, Rizieq dan pihak lainnya tidak mengindahkan somasi tersebut.  

Rizieq dan Gabriele dilaporkan melanggar Pasal 107 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Tindak Pidana Kejahatan Perkebunan dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Kejahatan Penataan Ruang. Kemudian, Pasal 167 KUHP tentang Memasuki Pekarangan Tanpa Izin, Pasal 385 KUHP tentang Penyerobotan Tanah, dan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan.
 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait