#peristiwa#bentrok#pthim

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Bentrokan Warga dan PT Huma Indah Mekar

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Bentrokan Warga dan PT Huma Indah Mekar
Personel kepolisian berjaga mengamankan situasi usai bentrokan yang terjadi antara PT. Huma Indah Mekar (HIM) dengan warga lima keturunan. (Foto:Dok)


PANARAGAN (Lampost.co) --- Pascabentrokan di area perkebunan PT Huma Indah mekar (HIM) pada Rabu, (2/3/2022), Polres Tulangbawang Barat (Tubaba) mengamankan 7 orang tersanga. Tiga orang satpam perusahaan PT. HIM (Huma Indah Mekar), serta empat orang dari pihak masyarakat adat lima Keturunan Bandardewa.

Kapolres Tulangbawang Barat AKBP Sunhot P Silalahi, mengatakan penahanan terhadap oknum berinisial ARD, TD, dan AND yang merupkan satpam PT. HIM atas pengakuan mereka yang melakukan pengeroyokan terhadap korban, Sobirin, dari kelompok lima keturunan.

Selain ketiga satpam perusahaan, turut diamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku pengrusakan kebun karet milik PT. HIM, mereka adalah AM, RD, ART dan JR.

"Penangkapan berdasarkan laporan Polisi : LP/B/25/I/2022/SPKT/POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG, tanggal 26 Januari 2022 tentang dugaan tindak pidana PENGERUSAKAN, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif para terduga pengrusakan tersebut ditetapkan sebagai Tersangka setelah ditetapkan sebagai tersangka para pelaku pengrusakan tersebut dititipkan di Rutan Polda Lampung sedangkan untuk pelaku lainya yang terlibat pengrusakan dan penebangan pohon karet berdasarkan keterangan saksi-saksi masih dalam pengejaran dan pencarian oleh tim tekab 308 Polres Tubaba dan Polda Lampung," kata Kapolres, Minggu, 6 Maret  2022.

Untuk para terduga pelaku pengrusakan tersebut dijerat pasal 170 atau 406 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara sedangkan pelaku pengeroyokan dan penganiayaan di jerat Pasal 351 atau 170 KUHP diancam penjara maksimal 5 tahun


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait