#PolresLamteng,#pembunuhan#Bekri

Polisi Terus Kembangkan Kasus Pembunuhan Berencana di Lamteng

Polisi Terus Kembangkan Kasus Pembunuhan Berencana di Lamteng
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, saat berada di ruang kerjanya. Lampost.co/ Raeza Handanny Agustira


Lampung Tengah (Lampost.co)-- Tekab 308 Polres Lampung Tengah, terus melakukan pengembangan terkait kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Tarmizi (54) warga Kota Bandar Lampung. Dimana dalang pembunuhan merupakan selingkuhan korban yang ditangkap oleh polisi.

Polisi tengah melakukan pendalam twrkait kendaraan korban Toyota Fortuner yangdi bawa kabur oleh para pelaku sebelum akhirnya di jual oleh seseorang yang berada di DKI Jakarta.

"Untuk pengembangan kendaraan sedang dalam proses. Mohon doanya, supaya dapat segera kami ungkap, siapa orang yang memegang kendaraan korban," kata Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffi Fahlevi Sanjaya, Rabu 6 Juli 2022,.

Pihaknya telah memfasikitasi keluarga korban untuk mengurus asurasi kendaraan yang hilang akibat kejadian tersebut.

"Kami sudah buatkan surat keterangan, kta berikan kepada keliarga korban untuk mengurus asuransi," jelasnya.

Baca Juga : Pembunuhan di Bekri Lamteng karena Selingkuhan Korban Tak Dibelikan Mobil dan Rumah

Sebelumnya, Tekab 308 Polres Lampung di-back up jajaran Polda Lampung menangkap empat orang pelaku pembunuhan berencana bermotif sakit hati terhadap Tarmizi (54) warga Kelurahan Rajabasa Nyunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Tarmizi ditemukan warga Anak Tuha di tumpukan sampah Danau Bekri, Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu 25 Juni 2022 lalu.

Empat orang pelaku yang di amankan Polisi yakni FK alias Caca alias Chelsea (21) warga Kemiling, Bandar Lampung, lalu BG (22), AT (17) warga Kampung Goras Jaya, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah dan AD (18) warga Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Keempatnya di tangkan pada lokasi dan waktu yang berbeda.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait