#Kejahatan#PencurianMobil

Polisi Tembak Kawanan Pencuri Mobil Pikap di Lampura

( kata)
Polisi Tembak Kawanan Pencuri Mobil Pikap di Lampura
Tiga tersangka pemcurian mobil pikap tengah menjalani pemeriksaan petugas Sat Reskrim Polres Lampung Utara, Kamis, 26 Maret 2020. (Hari Supriyono/Lampost.co)

Kotabumi (Lampost.co) -- Anggota Tekab 308 Polres Lampung Utara (Lampura) meringkus kawanan pencuri mobil pikap. Mereka dibekuk usai beraksi di daerah setempat, Kamis, 26 Maret 2020), sekitar pukul 04.30 WIB.

Dua dari tiga pelaku ditembak petugas karena berusaha melawanan dan melarikan diri. Petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan revolver berikut peluru, serta senjata tajam pisau. Selian itu, satu unit mobil pikap hitam milil korban.   

Ketiga tersangka yang mendapat luka tembak yaitu Perdiyan Saputra (33), warga Kelurahan Bukitkemuning dan Ulil (45), warga Desa Sekipi, Bukitkemuning. Satu tersangka turut setta lainnya Sahrudin (36), warga Tulungwaras, Kotabumi, tidak ditembak.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP M. Hendrik Apriliyanto mengatakan mereka ditangkap dua jam seusai mencuri mobil pikap milik Taufik Gozali (33), warga Desa Sidokayo, Abungtinggi, Lampung Utara. Pencurian terjadi Kamis, 26 Maret 2020, sekitar pukul 02.00 WIB.

"Dua dari tiga pelaku terpaksa ditembak karena berusaha melawan dan kabur saat akan ditangkap. Merekakini masih dalam pemeriksaan petugas guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut," ujarnya.

Ia mengatakan penangkapan ketiganya dilakukan setelah pihaknya mendaparkan informasi adanya aksi pencurian kendaraan mbil pikap di rumah korban. Mobil tersebut sebelumnya diparkir di dalam garasi rumah koban.

Mendapatkan adanya aksi pencurian tersebut pihaknya langsung melakukan pengejara. Alhasil pihaknya meringkus tiga tersangka saat hendak menyembunyikan kendaraan curian di rumah salah seorang tersangka Sahrudin.

"Pemeriksaan sementara mereka mengakui melakukan aksi pencurian mobil dengan cara merusak kunci konrak mengunakan kunci leter T," terang kasat menirukan penuturan para tersangka.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar