#pencuranponsel#RSUD-BM

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian Ponsel di Rumah Sakit

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian Ponsel di Rumah Sakit
Tersangka kasus pencurian dengan pemberatan warga Pekon Ketapang, Kecamatan Limau. Dok Polres Kotaagung


Tanggamus (Lampost.co)-- Aparat Polsek Kotaagung menangkap tersangka kasus pencurian dengan pemberatan bernama Dede (28) warga Pekon Ketapang, Kecamatan Limau.


Tersangka merupakan resedivis yang telah 3 kali keluar masuk penjara dalam kasus pencurian baik sepeda motor maupun barang elektronik di sejumlah wilayah Kabupaten Tanggamus.

Tersangka ditangkap atas bukti petunjuk rekaman CCTV alat parkir saat masuk dan keluar RS bersama dua rekannya yang telah diidentifikasi dan dalam pengejaran.

Tersangka juga mengakui membobol salah satu bengkel di wilayah Pekon Terbaya Kota Agung, dan mengambil paksa sejumlah barang di bengkel tersebut.

Dalam pengembangan kasus pencurian di TKP lain, tersangka melakukan perlawan aktif sehingga polisi melakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki kanannya.

Baca Juga : Maling HP Modus Jadi Pemulung Ditangkap di Wayhalim

Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Sugeng Sumanto mengungkapkan, tersangka ditangkap atas laporan dugaan pencurian ponsel di kamar rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUD-BM) Kota Agung pada Senin, 20 Juni 2022 pukul 03.00.

Wahyudi (19) warga Pekon Negeri Ngarip Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus melaporkan kasus tersebut.

"Berdasarkan penyelidikan laporan tersebut dan bukti petunjuk rekaman CCTV alat parkir, sehingga tersangka berhasil teridentifikasi dan ditangkap pada Senin 20 Juni 2022 pukul 11.00 WIB saat berada di wilayah Kota Agung Timur," kata AKP Sugeng Sumanto, Rabu, 22 Juni 2022.

Ia menuturkan, dalam penangkapan tersebut, turut diamankan barang bukti 2 uni ponsel, 1 kunci letter T, linggis kecil dan obeng.

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian berdasarkan keterangan korban bermula pada Senin 20 Juni 2022 malam, korban yang berada di ruang rawat inap Verinatologuli RSUD-BM sedang menunggu anak keluarganya yang sedang sakit.  Korban meletakan ponsel dalam posisi dicas.

Malam tersebut, korban sempat tertidur dan pada sekitar pukul 03.00. Saat bangun, korban tidak lagi mendapati ponselnya ditempat semula, sehingga ia menyadari telah terjadi pencurian.

"Atas kehilangan tersebut, korban mengalami kerugian HP Vivo Y91C senilai Rp1,5 juta, sehingga melapor ke Polsek Kota Agung untuk ditindaklanjuti," jelasnya.

Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan keterangan tersangka, ia juga mengakui telah melakukan pencurian di 5 tempat di wilayah Kota Agung termasuk bengkel di Pekon Terbaya pada tanggal sekitar sebulan lalu.

"Pengakuan tersangka 5 TKP di Kota Agung. Tersangka juga merupakan resedivis, telah 3 kali masuk penjara dan baru keluar 2,5 bulan dari Lapas," sambungnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana. "Ancaman maksimal 7 tahun penjara," kata kapolsek.

Tersangka DS saat di Polsek Kota Agung mengatakan, bahwa ia melakukan pencurian ponsel bersama 2 rekannya dengan berpura-pura hendak mengunjungi keluarga.

Kemudian, saat melintasi kamar korban, ia melihat ponsel sedang dicas, di salah satu ruangan. Ia dan dua rekannya langsung melakukan pencurian.

"Yang ambil itu temen saya, saya ngawasin situasi. Setelah dapet, HP saya bawa pulang," kata DS.

 

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait