#beritalampung#beritawaykanan#kriminal

Polisi Tangkap Pencuri Kabel Listrik di Pulau Batu

Polisi Tangkap Pencuri Kabel Listrik di Pulau Batu
Barang bukti yang diamankan polisi. Dok/Polsek Blambangan Umpu


Way Kanan (Lampost.co): Team Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polsek Blambangan Umpu, Polres Way Kanan, meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berupa kabel milik PLN di Dusun Pulau Negara, Kampung Pulau Batu, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan. 

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kasatrekrim AKP Andre Try Putra menjelaskan kronologis kejadian pada Kamis, 28 Juli 2022 sekitar pukul 00:30 WIB, terjadi pencurian kabel MVTIK 150 mm merek voksel di Dusun Pulau Negara, Kampung Pulau Batu, Kecamatan Negeri Agung.

Awalnya Anugro (karyawan BUMN) mendapat informasi dari warga sekitar bahwa kabel listrik yang berada di tiang putus. Setelah petugas PLN melakukan pemeriksaan, ternyata kabel tersebut telah terpotong dan sebagian kabel listrik tersebut sudah hilang.

Selanjutnya Anugro melakukan pemeriksaan jalur atau inspeksi jaringan sepanjang jalan sekitar 2 km dari Kampung Negeri Agung sampai ke Dusun Pulau Negara, Kampung Pulau Batu, Kecamatan Negeri Agung, yang terpasang di tiang listrik sudah tidak ada lagi dan telah terpotong.

Akibat dari pencurian tersebut, korban yakni PT PLN, mengalami kerugian kabel MVTIK 150 mm merek Voksel dengan panjang sekitar 2 km senilai Rp600 juta. Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Blambangan Umpu untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, untuk kronologis penangkapan pada Kamis, 28 Juli 2022 pukul 03:00 WIB, Tekab 308 Polsek Blambangan Umpu, melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sedang memotong kabel listrik yang masih berada diatas tiang di jalan poros Kampung Negeri Agung, sampai ke Dusun Pulau Negara, Kampung Pulau Batu, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan tanpa perlawanan. 

Selanjutnya petugas membawa pelaku berinisial RS (35) warga Desa Gedung Negara, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, berikut barang bukti yang diamankan berupa 16 potong kabel MVTIK 150 mm merek Voksel warna hitam dengan panjang 200 meter. Kemudian tas didalamnya terdapat 1 helai celana panjang, 2 buah karung warna putih, 1 bilah kapak dengan gagang dari kayu berwarna cokelat. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan 1 buah bambu sepanjang  6 meter yang ujungnya diikat dengan pisau, senter kepala, dan 1 gulung tali plastik. 

Atas perbutannya pelaku diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait