pembacokankriminal

Polisi Tangkap Pembacok Rekan Sesama Supir di Talangpadang

( kata)
Polisi Tangkap Pembacok Rekan Sesama Supir di Talangpadang
Kendaraan angkot milik korban yang ditabrak oleh tersangka

Kotaagung (Lampost.co) --  Hanya karena berebut penumpang, supir angkutan kota (angkot) tega mengeroyok dan membacok rekan seprofesinya. Akibatnya kepala korban mengalami luka sedalam 1 centimeter sehingga harus mendapatkan 5 jahitan.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat tanggal 31 Juli 2020 sekitar pukul 11.30 WIB. Korban Edwin (31) warga Sukaraja Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus sedang mengendarai kendaraan angkot dari Talang Padang kearah Gisting. 

Ketika sampai di ruas jalan raya Pekon Banjar Negeri tiba-tiba dari arah berlawanan datang angkot yang kendarai pelaku Soni (30) warga Pekon Banjarmasin, Kecamatan Gisting dan langsung menabrak kendaraan korban.

Seketika Soni bersama 2 rekannya keluar dari kendaraan mendatangi korban dan melakukan penganiayaan. Para pelaku memasuk kendaraan korban melalui pintu samping mobil. Kedua rekan tersangka turut memukuli, sedangkan Soni sendiri membacok kepala korban. Para pelaku kemudian melarikan diri dan peristiwa ini dilaporkan ke Mapolsek Talang Padang.

Menurut Kapolsek Talang Padang Inspektur Satu Khairul Yassin Ariga bahwa tersangka Soni ditangkap saat berada dikediaman orang tuanya di Pekon Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semong pada Sabtu, 1 Agustus 2020.

Turut diamankan 2 unit mobil angkot jenis Suzuki Carry milik korban dan pelaku yang dalam keadaan rusak. "Serta baju dan celana yang dikenakan korban," kata Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Berdasarkan penuturan korban dan tersangka, perkara ini dipicu oleh pertangkaran antara keduanya karena rebutan penumpang. Tersangka yang dendam kepada korban kemudian mengajak dua rekannya untuk melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Tersangka diancam pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Sementara dua temannya sedang dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai DPO. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar