#penyitaanburung#perdagangansatwa#beritalamsel

Polisi Sita Ribuan Burung Tanpa Dokumen Tujuan Brebes

Polisi Sita Ribuan Burung Tanpa Dokumen Tujuan Brebes
KSKP Bakauheni sita ribuan ekor burung berbagai jenis tanpa dokumen resmi. Dok/KSKP Bakauheni.


Kalianda (Lampost.co): Tim Reskrim Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) mengamankan ribuan ekor burung tanpa dokumen resmi dari dalam mobil Toyota Innova G-9204-BZ warna abu-abu metalik yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten melalui pintu masuk Pos Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. 

"Ya kemarin malam, kita kembali mengamankan 73 keranjang warna putih berisi 1.245 ekor burung berbagai jenis. Namun, pengiriman tersebut tidak dilengkapi dokumen, sehingga dilakukan penyitaan," kata Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdiansyah didampingi Kanitreskrim setempat, Ipda Mustolih kepada Lampost.co, Jumat, 10 Juli 2020.

Menurutnya, ribuan burung yang diangkut dari Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan tanpa kelengkapan dokumen tersebut melanggar Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan.

Menurut pengakuan sopir, yakni Andri Wibowo, burung-burung itu rencananya akan dikirim ke daerah Brebes, Jawa Tengah dengan upah sebesar Rp2 juta. 

"Sopir mengaku mendapatkan upah Rp2 juta, namun baru dibayar Rp 1,5juta," ujar Mustholih.

Saat diamankan, ujarnya, Andri Wibowo (30) yang diketahui warga Pesantunan RT003/RW007, Kelurahan Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah itu bersama rekannya Mukhtadi (40) warga Sengon RT003/RW005, Kelurahan Sengon, Kecamatan Tanjung, Jawa Tengah.

Ribuan burung yang diamankan tersebut diantaranya burung burung ciblek, jalak kerbau, dan gelatik batu.

"Sedangkan ribuan burung berbagai jenis tersebut akan dikirim ke Abdul Aziz (50) warga Ganda Suli, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah," jelas Ipda Mustholih.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait