#penganiayaan

Polisi Periksa Saksi dan Analisa Rekaman CCTV Penganiayaan di SPBU Campang Raya

Polisi Periksa Saksi dan Analisa Rekaman CCTV Penganiayaan di SPBU Campang Raya
Rekaman CCTV yang terpasang di area SPBU Campang Raya. Lampost.co/Andi Apriadi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung bergerak cepat dalam menyelidiki pembunuhan Didi Ferdian, warga Jalan Untung Suropati. Ia ditemukan tak bernyawa di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, pada Jumat pagi, 8 Januari 2021, sekitar pukul 4.30 WIB.

"Kami sudah olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengecek kondisi jenazah untuk divisum," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana, Jumat, 8 Januari 2021.

Kini, aparat sedang memeriksa beberapa saksi yang mengetahui peristiwa penganiayaan, menganalisa rekaman CCTV di area SPBU, serta mengumpulkan alat bukti lain dengan pola saintifik investigasi.

"Modus dan motif masih didalami," kata alumnus Akpol 2006 itu. 

Sebelumnya, seorang pemuda yang tewas dianiaya sekelompok pria di depan SPBU Campang Raya diketahui bernama Didi Ferdian, warga Jalan Untung Suropati. Sementara teman wanita korban bernama Gita, warga Panjang Utara, Panjang, Bandar Lampung.

Aksi para pelaku penganiayaan terhadap korban terekam CCTV yang terpasang di area SPBU. Dalam rekaman CCTV sekitar pukul 4.22 WIB tersebut, terlihat korban bersama teman wanitanya berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion BE 3319 CF berhenti di warung samping SPBU.

Baca: Seorang Pemuda Tewas Dianiaya di Depan SPBU Campang Raya

 

Tak berselang lama, sekelompok pria yang berjumlah lima orang mengendarai sepeda motor menghampiri dan langsung menganiaya korban. Bahkan, satu orang pelaku memukul korban menggunakan kursi kayu yang berada di warung. 

Meski korban terlihat tidak melawan, para pelaku terus menerus melakukan penganiayaan. Bahkan dua orang warga yang berada di lokasi pun tak mampu menolong hingga korban tergeletak di depan SPBU. 

Usai korban tergeletak dan terbedaya, para pelaku melarikan diri ke arah Panjang. Sedangkan teman wanita korban masih berada di lokasi. Kini jenazah korban sudah berada di Ruang Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait