#SOLAR#BBM#SUBSIDI

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Kasus Penimbunan Solar ke Jaksa

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Kasus Penimbunan Solar ke Jaksa
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah melimpahkan berkas perkara (tahap satu) kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung, Rabu, 21 September 2022.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan, dua tersangka penimbunan solar yakni HT (33) dan DP (22). Untuk saat ini Satreskrim masih menunggu hasil pemeriksaan berkas dari Kejari.

"Sudah pelimpahan tahap satu berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, nanti hasilnya kita lihat jika lengkap langsung bisa segera disidangkan," kata dia, Rabu, 21 September 2022.

Dia melanjutkan, jika berkas perkara dinyatakan Kejari tidak lengkap maka pihaknya siap untuk melengkapi berkas perkara. "Kami ikut perintah dari kejari, jika ada yang belum lengkap kami lengkapi,"katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Bandar Lampung mengirimkan sampel minyak solar kepada PT Pertamina untuk diteliti dalam kasus penimbunan dua ton solar.

Kompol Dennis mengatakan, tujuan uji laboratorium di Pertamina tersebut untuk mengetahui apakah minyak solar tersebut minyak bersubsidi atau industri.

Jika hasilnya adalah BBM jenis solar bersubsidi maka pelaku dapat dikenakan Undang-Undang Minerba dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait