#Kesehatan#VirusKorona

Polisi Kawal 24 Jam Penyimpanan Vaksin Covid-19 di Lampung

Polisi Kawal 24 Jam Penyimpanan Vaksin Covid-19 di Lampung
Aparat kepolisian saat mengamankan gedung instalansi farmasi, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Senin, 4 Januari 2021. (Asrul/Lampost.co)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sebanyak 40.520 vaksin covid-19 tiba ke Kota Bandar Lampung, pada Senin, 4 Januari 2021 dini hari. Vaksin tersebut langsung disimpan di Gedung Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, di Jalan Dr. Susilo, Enggal.

Aparat bertugas menjaga gedung tersebut selama 24 jam. Informasi yang didapat Lampost.co, 16 personil Polresta Bandar Lampung dan enam personil Satbrimobda Lampung dikerahkan dalam pengawalan tersebut.

"Piket 1x24 jam (menjaga)," ujar Kabagops Polresta Bandar Lampung Kompol Arif Rachman Hakim Rambe, Senin, 4 Januari 2021. Penjagaan dilakukan sampai vaksin didistribusikan oleh Dinkes Provinsi Lampung.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat mulai mendistribusikan vaksin covid 19, pada Minggu, 3 Januari 2021. Pendistribusian dikawal oleh TNI, Polri, Kementrian Perhubungan dan instansi lainnya.

Rencananya, distribusi vaksin sinovac berangkat dari PT Biofarma, Kota Bandung Jawa Barat,  sekitar pukul 14.00 atau15.00 sore.

Informasi yang didapat Lampost.co, distribusi tahap awal tersebar di 13 provinsi, salah satunya Lampung, dengan menggunakan jalur darat, dan juga beberapa yang melewati jalur udara. Provinsi Lampung dikabarkan menerima 40.520 dosis.

"Berangkat habis asar dari Bandung, kemungkinan tiba malam ini atau tengah malam, atau dini hari, sejauh ini tidak ada kendala," ujar Karoops Polda Lampung Kombespol Wahyu Bintono Hari Bawono, Minggu, 3 Januari 2021.

Terkait titik drop, pola distribusi ke daerah, hingga tempat penyimpanan. Wahyu memaparkan hal itu kewenangan Dinkes Provinsi Lampung, selaku satgas covid-19.

"Mungkin nanti didrop di dinkes dulu, kami sudah koordinasi dengan mereka, pada prinsipnya kami melakukan pengawalan, dan pengamanan terbuka dan tertutup," paparnya.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait