#BANDARLAMPUNG

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembacokan Satu Keluarga

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembacokan Satu Keluarga
Satreskrim Polresta Bandar Lampung melakukan rekonstruksi di Mapolresta setempat, Kamis, 08 Desember 2022. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung menggelar rekonstruksi kasus pembacokan satu keluarga, di Mapolresta setempat, Kamis, 08 Desember 2022. Rekonstruksi itu memperagakan 24 adegan ketika pelaku Sutrisno melakukan pembacokan.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan rekonstruksi itu digelar untuk memperjelas saat pelaku melakukan aksinya. Karena terdapat unsur kesengajaan menyiapkan senjata tajam terlebih dahulu sebelum melakukan pembacokan.

"Motif sementara karena dendam, menurut pandangan dia anaknya diseret oleh korban tapi itu tidak terjadi," kata dia, Kamis, 08 Desember 2022.

Dia menjelaskan, untuk memastikan kembali apakah pelaku mengalami ODGJ atau pengelihatannya itu benar, Satreskrim akan melakukan observasi kembali ke Rumah Sakit Jiwa, Provinsi Lampung.

"Kami observasi kembali karena dari rekon ini kami lihat ada unsur kesengajaannya, mempersiapkan senjata sejak awal," kata dia.

Penasihat Hukum Sutrisno, Nurul Hidayah mengatakan jika Sutrisno sudah dilakukan observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) selama satu minggu.

Kendati demikian, terkait hasil dari obesrvasi tersebut menurut Nurul adalah kewenangan pihak penyidik.

Nurul mengatakan, jika memang pelaku terbukti mengalami gangguan jiwa, dirinya meminta penyidik untuk merehabilitasi pelaku di RSJ.

"Jika memang tersangka Sutrisno ini terbukti ada gangguan jiwa maka saya selaku penasihat hukum mohon kepada penyidik untuk menghentikan perkara ini. Sampai saat ini belum dijadikan sebagai dakwaan untuk disidangkan di pengadilan," kata dia.

Nurul mengatatakan bahwa ia menyakini bahwa pelaku benar-benar mengalami gangguan jiwa.

Pasalnya menurut Nurul, pelaku kerap kali mengalami kebingungan dan gemetar saat berkomunikasi dengan orang lain.

"Tindakan Sutrisno ini yang kami amati seperti sedikit bingung, bicaranya juga tidak lancar, saat ditanya itu masih agak gemetar," ujarnya.

Sebelumnya, warga Bandar Lampung digegerkan dengan peristiwa 1 keluarga dibacok yang diduga dilakukan oleh ODGJ.

Insiden 1 keluarga dibacok ODGJ itu terjadi di Kampung Rupi, Pulau Singkep, Sukabumi, Bandar Lampung, pada Minggu, 14, Agustus 2022. Salah satu dari kelima korban meninggal dunia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait