#penipuan#asn

Polisi Gali Keterangan 24 Korban SK Honorer Bodong di Metro

Polisi Gali Keterangan 24 Korban SK Honorer Bodong di Metro
Kasat Reskrim Polres Metro AKP Andri Gustami. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Satreskrim Polres Metro akan memanggil secara bertahap 24 korban surat keputusan (SK) honorer bodong secara bertahap guna menggali informasi kasus penipuan tersebut. 

Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun melalui Kasat Reskrim AKP Andri Gustami mengatakan, mereka merupakan korban dari bujuk rayu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial RS. 

"Baru tiga orang yang kami mintai keterangan," kata dia, Selasa, 14 September 2021. 

Baca: Sindikat SK Honorer Bodong Libatkan Dua ASN Pemkot Metro

 

Dia menambahkan, status RS masih sebagai calon tersangka. RS mengaku telah menerima uang gratifikasi senilai Rp192 Juta dari hasil rekrutmen 24 korban.

"Uang itu merupakan hasil dari fee dia memasukkan tenaga-tenaga kontrak yang ternyata bodong," tambahnya. 

Tiga korban yang telah dimintai keterangan mengaku diimingi-imingi akan menerima SK pengangkatan sebagai pegawai di Satpol-PP, Dinas PUPR, dan Dinas Kesehatan Kota Metro.

"Mungkin hampir 50 persen dinas yang ada di Metro yang ditawari untuk masuk kepada korban," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait