#uangpalsu#beritalampung

Polisi Gadungan Pringsewu Beli Ponsel Pakai Uang Palsu

Polisi Gadungan Pringsewu Beli Ponsel Pakai Uang Palsu
Polisi menunjukkan 78 uang palsu pecahan Rp50 ribu milik tersangka HS. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) – Satreskrim Polres Pringsewu membekuk HA (32), di rumahnya wilayah Jalan Karimun Jawa, Kelurahan Sukarame, Bandar Lampung, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu, 24 November 2021.

Residivis yang kini berprofesi sebagai satpam itu ditangkap atas tuduhan melakukan penipuan dengan mengaku sebagai polisi yang bertugas di Polres Pringsewu. Aksi menjadi polisi gadungan itu dimanfaatkan untuk membeli ponsel dari Bondan Gatot Isnaeni (23), warga Kecamatan Ambarawa, Pringsewu, dengan menggunakan uang palsu.

Dalam penangkapan petugas menyita barang bukti berupa satu unit ponsel Oppo Reno 6, satu stel baju seragam satpam warna coklat, sepasang sepatu PDL warna hitam, satu masker berlogo TNI-Polri, satu jaket hitam, satu unit motor, dan 78 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu.

Kanit I Satreskrim Polres Pringsewu, Ipda Farhan Maulana, mengatakan tersangka HS ditangkap berdasarkan laporan korban Bondan.

"Tersangka membeli HP menggunakan uang palsu," kata Farhan, Kamis, 25 November 2021.

Untuk memuluskan aksi peredaran uang palsu itu, tersangka pun mengaku sebagai anggota polisi yang berdinas di Polres Pringsewu. Untuk meyakini korbannya, tersangka dilengkapi atribut yang identik dengan polisi, seperti masker berlogo TNI-Polri, seragam coklat, sepatu PDL, kopel dan jaket.

"Pelaku mengaku dan menggunakan seragam identik polisi itu agar korban tidak curiga dan bisa mendapatkan harga murah dalam membeli HP," ungkapnya.

Selanjutnya, pihaknya masih melakukan pengembangan asal uang palsu tersebut.

"Tersangka dijerat Pasal 36 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," ungkapnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait