#kebakaran#tulangbawang

Polisi Duga Kebakaran di Pasar Unit II Tulangbawang Dipicu Korsleting 

Polisi Duga Kebakaran di Pasar Unit II Tulangbawang Dipicu Korsleting 
Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen saat diwawancarai di Mapolres Tulangbawang, Jumat, 6 Mei 2022. (Lampost.co/Ferdi Irwanda)


Menggala (Lampost.co) -- Polres Tulangbawang menduga musibah kebakaran yang melanda Pasar Unit ll Banjaragung, Tulangbawang dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik. 

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, mengatakan dugaan awal itu muncul, setelah pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pihaknya menduga kobaran api muncul akibat korsleting dari toko pakaian milik Riko. Sebab, di toko itu terdapat bekas kebakaran yang tampak hitam dan pekat. Dugaan itu pun diperkuat, karena KWH listrik yang terpasang di toko terbakar tanpa tersisa, sedangkan di toko lain masih tersisa. 

"Diduga salah satu ruko milik Riko sumber dari kebakaran yang diduga korsleting. Yang mana kabel tersebut diselipkan dibagian besi dekat rolling door kios dan di seputaran ruangan kios terdapat bekas kebakaran yang sangat hitam dan pekat," ujar Wido di Mapolres Tulangbawang, Jumat, 6 Mei 2022. 

Dia mengaku, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap musibah kebakaran yang menghanguskan belasan toko dan barang dagangan di salah satu pasar terbesar di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur. 

"Apabila nanti saat penyelidikan ditemukan dugaan tindak pidana, maka kami akan melakukan penyidikan lebih lanjut," kata Wido. 

Sejauh ini, pihaknya tengah meminta keterangan sejumlah petugas keamanan pasar dan menyita barang bukti yang ditemukan masyarakat saat malam kejadian. Hal itu diduga menjadi pemicu kebakaran. 

"Saksi ada sembilan orang pengamanan pasar yang mana mereka berada di lokasi tersebut saat kejadian," ujar Wido.


Kasat Res Tuba

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait