#PenemuanMayat#Pembunuhan

Polisi Diminta Usut Tuntas Pembunuhan Yodi Prabowo

( kata)
Polisi Diminta Usut Tuntas Pembunuhan Yodi Prabowo
Ilustrasi/Medcom.id

Jakarta (Lampost.co) -- Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus pembunuhan editor Metro TV, Yodi Prabowo. Menurut dia, kekerasan yang berujung hilangnya nyawa tak bisa ditoleransi.

"Kekerasan seperti ini bukanlah budaya kita bangsa Indonesia. Bila tidak disikapi secara serius, budaya kita yang mengedepankan komunikasi, sopan santun, dan tepa slira makin lama bisa jadi makin ditinggalkan generasi bangsa," ungkap Eva, dalam ketarangannya, Sabtu, 11 Juli 2020.

Menurut dia, apa pun motif dan alasan pembunuhan tak bisa dibenarkan. Polisi diminta transparan mengungkap kasus tersebut.

Keluarga Yodi, maupun pihak Metro TV menunggu perkembangan pengusutan kasus dari kepolisian. Jenazah Yodi ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat, 10 Juli 2020.

Jasad ditemukan tiga anak-anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan Tol JOR. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Pesanggarahan.

Metro TV meminta polisi membongkar misteri kasus kematian Yodi Prabowo. Hukum harus ditegakkan jika Yodi tewas dibunuh.

"Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas siapa pelaku jika kematiannya disebabkan oleh pembunuhan, penganiayaan, atau bentuk kekerasan lainnya," kata President Director Metro TV Don Bosco Selamun, Jumat, 10 Juli 2020.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar