#Kejahatan#Punli

Polisi di Tulangbawang Tangkap Pemuda Peminta Sumbangan

( kata)
Polisi di Tulangbawang Tangkap Pemuda Peminta Sumbangan
Tersangka saat ditahan di Mapolsek Banjaragung. (Dok Polsek Banjaragung)

Menggala (Lampost.co) -- Asep Wawan Rahayu petani 39 tahun asal Kampung Dwiwarga Tunggaljaya, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang ditangkap Polsek Banjaragung saat tengah meminta sumbangan.

Kapolsek Banjaragung Kompol Rahmin menjelaskan, Asep ditangkap lantaran kedapatan memalsukan surat permohonan bantuan yang dibawanya. Asep berkeliling kampung dengan membawa selebaran surat untuk meminta bantuan kepada masyarakat yang mengatas namakan bantuan untuk anak yatim piatu dan masjid.

"Hasil yang di dapat itu untuk dirinya sendiri. Jadi pelaku memalsukan surat yang dibawa agar masyarakat mau memberikan bantuan," kata Rahmin, Sabtu, 18 Juli 2020.

Kompol Rahmin menuturkan, tersangka ditangkap, Rabu, 15 Juli 2020 sekira pukul 19.30 WIB di Kampung Banjardewa, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang.

Asep ditangkap berdasarkan laporan Imam Chanafi (49) warga Kampung Banjardewa. Imam, ulas Rahmin, sekira pukul 14.00 WIB dihubungi Samsul, ia mempertanyakan selebaran surat permohonan bantuan atas nama Mushola Nurul Iman yang disebar tersangka di wilayah pasar unit ll.

"Saat dihubungi Samsul, pelapor mengatakan bahwa yang tanda tangan di surat tersebut bukan dirinya. Lalu pelapor dipertemukan dengan pelaku dan pelaku mengakui telah memalsukan surat dan tanda tangan pelapor. Modus operandi yang digunakan pelaku ini adalah dengan membuat surat edaran palsu yang berisi permohonan bantuan santunan anak yatim piatu, fakir miskin, fakir jompo, zakat fitra dan zakat mal atas nama Mushola Nurul Iman," katanya.

Dari tangan tersangka, terang Rahmin, disita barang bukti sepeda motor Yamaha NMax BE 3855 TV, tas berwarna hitam yang berisi 9 lembar surat permohonan bantuan, 15 lembar amplop kosong, 10 lembar aplop bekas sumbangan uang, surat tanda terima uang dari donatur dan kotak amal warna coklat yang bertuliskan Mushola Nurul Iman.

Tersangka saat ini tengah ditahan di Mapolsek Banjaragung. Ia terancam dijerat dengan Pasal 263 KUHPidana tentang pemalsuan surat dengan ancaman penjara 6 tahun.

 

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar