#polri

Polisi di Samosir Wajib Berbahasa Inggris Setiap Sabtu

Polisi di Samosir Wajib Berbahasa Inggris Setiap Sabtu
Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon. MI/Yoseph Pencawan


Medan (Lampost.co) -- Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon mengeluarkan kebijakan khusus untuk mendukung wilayah hukumnya sebagai destinasi wisata kelas dunia. Kebijakan itu yakni mewajibkan seluruh anggotanya berbahasa Inggris setiap Sabtu.

"Nama programnya, In Saturday is English Day atau setiap hari Sabtu personel Polres Samosir wajib menggunakan bahasa Inggris," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa, 27 April 2021.

Dia menuturkan, setiap pihak harus mendukung kebijakan pemerintah menjadikan Pulau Samosir sebagai destinasi wisata, termasuk institusi kepolisian.

Pemerintah juga sudah menunjukkan keseriusannya dengan melakukan berbagai pembangunan infrastruktur di kawasan Danau Toba. Untuk mendukung Samosir sebagai destinasi wisata kelas dunia, sangat dibutuhkan keamanan dan ketertiban serta perilaku masyarakat yang baik.

Dan agar dapat mewujudkannya, menurut Josua, aparatur pemerintahan, termasuk personel Polri dan TNI perlu mahir berbahasa inggris. Karena itulah dia membuat terobosan baru yang belum pernah dilakukan Kapolres sebelumnya. Yaitu mewajibkan anggotanya berbahasa Inggris setiap hari Sabtu.

Josua menambahkan akan menjadi sulit bagi personel polisi dapat melayani masyarakat di daerah wisata dengan maksimal jika tidak mampu berbahasa Inggris.

"Bagaimana nanti melayani atau memandu wisatawan asing jika polisi tidak mampu berbahasa inggris?" tanyanya.

Adapun program In Saturday is English Day sudah dilaksanakan mulai Sabtu 17 April 2021. Sejak itu, setiap hari Sabtu personel Polres Samosir wajib menggunakan bahasa Inggris.

Penggunaan bahasa Inggris adalah pada komunikasi di lingkungan polres. Termasuk pada saat apel. Pimpinan apel dan komandan serta pembawa doa wajib menggunakan bahasa inggris. Selain personel polres, kewajiban ini juga nantinya akan diterapkan di lingkungan polsek.

Dia menambahkan, selain untuk mendukung daerahnya sebagai destinasi wisata, program ini juga baginya sebagai salah satu cara mengimplementasikan transparansi Polri yang Presisi seperti diinginkan Kapolri Jenderal Pol Sigit Listyo Prabowo.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait