#penembakan

Polisi Belarusia Tangkap 100 Orang Terkait Penembakan Kelompok HAM

Polisi Belarusia Tangkap 100 Orang Terkait Penembakan Kelompok HAM
Polisi menahan pergerakan demonstran dalam aksi protes mendesak mundur Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. (TUT.BY/AFP)


Minsk (Lampost.co) -- Kelompok Hak Asasi Manusia di Belarusia (KGB) mengatakan, sebanyak 100 orang telah ditahan di kota Minsk, Belarusia. Penangkapan ini disebut terkait penembakan yang menewaskan seorang pendukung oposisi dan satu petugas keamanan.

 

Dilansir dari Al Jazeera, penangkapan ratusan orang di delapan kota ini berhubungan dengan berbagai komentar yang dilontarkan melalui media sosial terkait insiden penembakan. Bahkan, mereka disebut melakukan penghinaan terhadap pejabat pemerintah Belarusia.

"Seorang penjahat yang sangat berbahaya menembaki petugas keamanan. Ini adalah individu yang terlibat dalam kegiatan teroris," kata Pihak Berwenang Belarusia pada Selasa, 28 September 2021.

Korban AZ disebut merupakan karyawan di perusahaan IT yang didirikan Belarusia dan berbasis di Amerika Serikat (AS), EPAM Systems. Pihak perusahaan mengatakan, AZ turun mendukung protes besar-besaran terhadap Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. 

"Penyelidikan yang adil (dari insiden itu) tidak mungkin dilakukan di bawah Lukashenko," ujar Aktivis Oposisi Belarusia,  Pavel Latushko.

Hingga kini, Kementerian Informasi Belarusia mengungkapkan, pemblokiran situs web surat kabar Komsomolskaya Pravda di Belarusia telah dilakukan. Media ini disebut memuat cerita tentang penembakan dan menampilkan komentar dari teman warga sipil yang tewas.

Seorang juru bicara sekaligus diplomat Rusia, Kremlin Dmitry Peskov, mengaku tidak setuju dengan pemblokiran ini. "Kami percaya bahwa itu melanggar prinsip kebebasan media," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait