#Peniupuan#PNS-Gadungan

Polisi Bekuk Seorang PNS Gadungan

Polisi Bekuk Seorang PNS Gadungan
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.


Jakarta (Lampost.co) -- Polda Metro Jaya menangkap seorang pria bernama Irwan alias Iwan bin Momer, 56 tahun, dengan kasus penipuan calo umrah. Iwan mengaku sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

"Tersangka sering mendatangi perkantoran-perkantoran dan mencari calon korban dengan menawarkan berbagai jenis jasa, salah satunya menawarkan jasa pengurusan perjalanan ibadah umrah," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 3 November 2019.

Salah satu aksi Iwan terjadi pada 13 Juni 2019 di media center Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Iwan saat itu menawarkan jasa mempermudah pengurusan umrah kepada seorang korban yang ingin memberangkatkan orangtuanya.

Iwan mengaku bisa membantu mempercepat keberangkatan umrah hanya dengan memberikan dana Rp15 juta. Dia mengelabui korban dengan berpenampilan seperti pegawai Kemenko Polhukam.

"Tersangka menggunakan seragam Kementerian Polhukam dan dilengkapi ID card," ujar Suyudi.

Korban langsung tergiur dengan penawaran itu. Dia langsung mengirimkan sejumlah uang yang disepakati tak lama setelah bertemu Iwan.

"Korban melakukan transfer ke rekening milik tersangka sejumlah Rp15 juta. Setelah melakukan transfer dana itu korban tidak bisa menghubungi tersangka dan korban sadar bahwa telah ditipu," tutur Suyudi.

Korban yang merasa ditipu langsung melapor ke Polda Metro Jaya. Polisi langsung bergerak cepat melakukan pencarian.

"Tersangka ditangkap pada Selasa, 29 Oktober 2019 sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Kebon Nanas Utara Rt. 015/04 nomor 18, Cipinang, Cempedak, Jakarta Timur," tutur Suyudi.

Atas perbuatannya, Iwan dikenakan pasal tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan hukuman penjara paling lama empat tahun.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait