begalcuranmorpembunuhan

Dua Pelaku Begal di Lampura Dibekuk Kurang dari 24 Jam

Dua Pelaku Begal di Lampura Dibekuk Kurang dari 24 Jam
Tampak dua pemuda tersangka pelaku begal sepeda motor tengah menjalani pemeriksaan petugas Polres Lampung Utara, Selasa (27/10/2020). Hari S


KOTABUMI (Lampost. co) -- Tekab 308 Polres Lampung Utara menangkap dua orang pelaku begal sepeda motor kurang dari 24 jam usai beraksi. Dalam peristiwa itu korban Taufik (16), warga Desa Gunung Sadar, Abung Tengah, Lampung Utara, ditemukan terluka di tengah kebun sawit.

Kedua tersangka yakni Yuda Yulianto (20), warga Desa Sidomukti, Abung Timur, dan Mustopa alias Topa (16), warga Desa Subik, Abung Tengah, Lampung Utara. Keduanya diringkus terpisah di tempat persembunyiannya masing-masing pada Senin, 26 Oktober 2020, sekitar pukul 23.00.              

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor RX King warna hitam nopol B-6903-FJ dan sebuah HP merek Samsung milik korban. Selain itu, barang bukti yang disita lainnya berupa dua buah batang kayu singkong dan jambu yang dipergunakan untuk melukai korban.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Gigih Andri Putranto mewakili Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono kepada Lampost. co, Selasa, 27 Oktober 2020, menjelaskan pihaknya dalam 1x24 jam dapat meringkus dua orang pemuda tersangka pelaku begal sepeda motor di kediaman rumah teman tersangka. 

"Kedua orang pemuda ini ditangkap karena diduga melakukan pembegalan sepeda motor terhadap Taufik (16), warga Desa Gunung Sadar, Abung Tengah, Lampung Utara sehari sebelum keduanya ditangkap," ujarnya. 

Kasat Reskrim juga menjelaskan selain mengamankan para tersangka, pihaknya juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor RX king dan Hp milik korban serta dua buah kayu singkong dan jambu yang dipergunakan untuk melukai korban dengan cara memukul bagian kepalanya.

"Saat ini kedua palaku masih menjalani proses pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut," tambahnya.

Dari haail pemeriksaan sementara, diketahui kedua pelaku nekat melukai dan merampas motor korban karena alasan sakit hati lantaran korban menjelek-jelekkan dengan pacar para pelaku. 

"Karena merasa sakit hati kami berdua merencanakan membunuh korban dengan mengajaknya minuman keras dan setelah itu korban diajak ke tempat sepi, kemudian langsung dipukul bagian kepalanya sebanyak lima kali. Setelah kami perkirakan korban meningal dunia barulah kami mengambil sepeda motor dan Hp miliknya," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait