perampokanburonan

Polisi Bekuk DPO Kasus Perampokan Truk Muatan Bawang di Way Kanan

Polisi Bekuk DPO Kasus Perampokan Truk Muatan Bawang di Way Kanan
Pelaku saat diamankan Unit Tekab 308 Satreskrim Polres Way Kanan. Dok


WAY KANAN (Lampost.co) -- Unit Tekab 308 Satreskrim Polres Way Kanan meringkus seorang DPO pelaku perampokan mobil truk bermuatan bawang yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, melalui Kasatreskrim Iptu Des Herison Syafutra mengatakan, tersangka adalah RFA (28), warga Kampung Way Tuba, Kecamatan Way Tuba, Way Kanan. Ia ditangkap pada Rabu, 25 November 2020, sekitar pukul 23.00 Wib, karena terlibat perampokan sebuah truk bermuatan bawang dengan modus pura-pura jadi korban tabrakan.

"Kronologis kejadian terjadi pada Rabu, 26 Agustus 2020, sekitar pukul  05.24 WIB di jalan lintas Sumatera Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu. Saat itu, korban Supri, sopir truk Cold Diesel warna kuning lis hijau Nopol BE 9126 FI saat melintas dihadang oleh mobil Toyota Avanza warna putih. Kemudian tiga pelaku turun dari mobil, dan meminta korban turun dari truk," kata dia, Jumat 27 November 2020.

Modusnya, pelaku menuduh korban telah menyerempet rekan pelaku yang mengendarai sepeda motor. Lalu, korban ditarik paksa disuruh melihat korban (masih komplotan pelaku) yang jadi korban tabrakan. Selanjutnya, korban dipaksa masuk ke dalam mobil Avanza oleh para pelaku.

"Korban yang dipaksa masuk ke dalam mobil, oleh pelaku tangannya diikat pakai tali rafia dan mata korban ditutup menggunakan lakban plastik," tambahnya.

Kemudian, mobil truk korban dan muatan bawang dibawa kabur pelaku, sedangkan korban dibawa terpisah menggunakan mobil avanza pelaku. Korban sempat disekap di dalam rumah selama 10 hari, baru beberapa hari kemudian korban dibuang oleh para pelaku di Muara dua dalam kamar Villa.

Akibat kejadian tersebut korban menderita kerugian satu unit kendaraan truk cold diesel senilai Rp300 juta, dan barang muatan berupa bawang merah dan bawang putih senilai Rp150 juta.

"Saat beraksi peran pelaku RFA menjaga sopir yang disekap di rumah EN selama satu hari. Dan pelaku RFA mengambil bawang sebanyak empat karung dari kebun tempat disembunyikan mobil truk, dan bawang dibawa ke rumah pelaku," lanjutnya.

Lebih Lanjut, pelaku RFA dapat diamankan petugas Team Tekab 308 satreskrim Polres Way Kanan pada Rabu, 25 November 2020, sekitar pukul 23.00 Wib setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku di Simpang Way Tuba, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan.

"Atas perbuatannya pelaku dapat diancam dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara," ungkapnya.

 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait