JudiKartu

Polisi Amankan Dua Warga Krui saat Asyik Judi

Polisi Amankan Dua Warga Krui saat Asyik Judi
Barang bukti perjudian yang diamankan dari 2 tersangka yang diamankan.Dok Polres Lambar


LIWA (Lampost.co) -- Jajaran Polsek Pesisir Tengah Polres Lampung Barat mengamankan dua pelaku perjudian jenis kartu remi (leng) di Pekon Way Suluh, Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat.

Kedua pelaku yakni, Sanul (52), warga Pekon Way Suluh dan Supardi (29), warga Pekon Way Napal, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Keduanya diamankan pada Sabtu, 7 Desember 2019.

Menurut Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Ansori BM Sidik, selain mengamankan dua pelaku, saat penangkapan di TKP Polsek Pesisir Tengah juga sempat memeriksa dua orang warga yakni IS (60), warga Pekon Way Napal dan US (60), warga Pekon Way Suluh. Namun keduanya hanya dimintai keterangan saja karena hanya bertindak sebagai penonton bukan pemain.

"Kami telah memintai keterangan terhadap keduanya tapi ternyata keduanya hanya bertindak sebagai penonton,” kata Kompol Ansori, Senin 9 Desember 2019.

Kapolsek menambahkan, penangkapan terhadap dua pelaku perjudian itu berawal dari adanya informasi dari masyarakat, bahwa di wilayah Pekon Way Suluh ada perjudian jenis kartu remi yang telah meresahkan masyarakat disekitarnya. 

Setelah mendapat laporan itu, jajaran unit reskrim Polsek Pesisir Tengah langsung melakukan penggrebekan. Lokasi perjudian ditempat terbuka disamping rumah warga sehingga pada saat penggrebekan dilakukan banyak pelaku yang berhasil melarikan diri. 

"Karena itu, jajaran Unit Reskrim setempat hanya berhasil mengamankan dua pelaku perjudian dan dua warga yang sedang menyaksikan perjudian tersebut," tambahnya.

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp350 ribu, enam set kartu remi yang sudah dipergunakan, 12 set kartu remi yang masih baru yang belum dipergunakan. Kemudian enam unit sepeda motor dengan berbagai merk dan jenis. 

"Dua pelaku dan semua barang bukti saat ini masih diamankan di Polsek setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut dalam rangka mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua pelaku dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," ujarnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait