#LIMBAHMEDIS#BERITALAMPUNG

Polda Panggil Pihak Ketiga Usut soal Limbah Medis di TPA Bakung

Polda Panggil Pihak Ketiga Usut soal Limbah Medis di TPA Bakung
Ilustrasi: Pixabay.com


Bandar Lampung (Lampost.co) —  Ditreskrimsus Polda Lampung hingga kini terus memeriksa sejumlah pihak terkait termasuk pihak ketiga dalam perkara pembuangan limbah medis di tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung. 

 Anggota Ditreskrimsus Polda Lampung, Iptu GM Saragih yang menangani perkara limbah medis mengatakan, pihaknya tengah memeriksa pihak ketiga dalam kasus pembuangan limbah medis yakni pihak perusahaan transporter dan pemusnah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Mapolda.

“Hari ini, Kamis, 4 Maret 2021, kami melakukan pemeriksaan saksi dari pihak ketiga di Mapolda terkait manifes perjanjian kerja sama antara RSUS dengan transporter dan pemusnah sampah,” kata Saragih saat menjadi salah satu pembicara webinar bersama Walhi Lampung, Kamis, 4 Maret 2021.


Hingga kini, pihaknya telah memanggil pihak-pihak terkait sebagai saksi penemuan limbah medis. Menurutnya, penyelidikan mengenai temuan limbah B3 berdasar pada laporan masuk tanggal 15 Februari 2021 lalu keluar surat perintah penyelidikan Nomor: SP.Lidik/23/II/2021/SUBDITIV/RESKRIMSUS.

“Dari hasil penyelidikan awal, limbah medis sejak lama dibuang di TPA Bakung dan hasil pemilahan beberapa item seperti botol infus dijual ke pihak pengepul,” ujarnya 

Iptu Saragih mengatakan ada sekitar 15 orang yang telah dipanggil sebagai saksi untuk dimintai keterangan, baik dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Rumah Sakit Urip Sunoharjo (RSUS), dan pihak ketiga.

“DLH ada tiga orang, Kabid (IS), Kasi (RF), dan (HB) sebagai pengemudi truk. Selain itu, ada dari RSUS enam orang dan TPA Bakung juga enam orang,” kata dia.

Aturan-aturan yang terkait dengan kasus penemuan limbah medis di TOA Bakung diantaranya  Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolahan Sampah Rumah Tangga, Perwali Nomor 47 Tahun 2016 tentang Tugas Fungsi dan Tata Kota, kemudian Perpres Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenisnya, Perda Kota Bandar Lampung Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah, dan terakhir Perwali Nomor  8 Tahun 2019 tentang Tatacara Pemungutan dan Retribusi Pelayanan Sampah Kebersihan.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait