#Narkoba#Lampung

Polda Lampung Ungkap Kasus Narkoba dengan Jumlah Fantastis Selama 2020

Polda Lampung Ungkap Kasus Narkoba dengan Jumlah Fantastis Selama 2020
Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto dan Kabid Humas kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat menunjukkan barang bukti narkoba hasil tangkapan 2020 di Polda Lampung, 28 Desember 2020. Lampost.co/Zainudin.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung telah mengungkap 1.881 kasus narkoba dan mentapkan 2.580 tersangka yang terdiri dari pemakai, pengedar, hingga bandar selama Januari hingga Desember 2020.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan Polda Lampung sudah menyita barang bukti yang fantastis, yakni, 467 kg ganja, 201 kg sabu-sabu, 33.912 butir ekstasi, 885 butir obat-obatan ilegal, 310 gram tembakau gorila, hingga uang tunai Rp71.326.000.

"Sebanyak 201 kg ini bukan beras. Luar biasa, saya sebut ini penungkapan narkoba merupakan perkara yang menonjol," katanya, Senin, 28 Desember 2020.

Dari ribuan kasus tersebut, Polda Lampung mencatat ada delapan kasus yang menonjol, tujuh di antaranya ditangkap di Seaport Interdiction Bakauheni. Berikut rinciannya;

1. Penangkapan Suhendra pada 16 Februari 2020 dengan barang bukti 19,7 kg sabu-sabu

2. Penangkapan Richard Riyaldi pada 8 Mei 2020 dengan barang bukti 66 kg sabu-sabu

3. Penangkapan Usman pada 17 Agustus 2020 dengan barang bukti 25 kg sabu-sabu

4. Penemuan 129 kg ganja tanpa pemilik pada 17 Agustus 2020

5. Penangkapan Syahrizal pada 22 Sepetember 2020 dengan barang bukti 19,7 kg sabu-sabu

6. Penangkapan Hadi pada 13 Oktober 2020 dengan barang bukti 12 kg sabu-sabu

7. Penangkapan Mahyunir pada 5 Desember 2020 dengan barang bukti berupa 45 kg sabu-sabu

8. Penemuan 15 kg sabu-sabu dan 7.585 butir ekstasi pada 3 November 2020 di Jalan Lintss Sumatera Desa Babatan, Katibung, Lampung selatan (non-Seaport Interdiction).

 

"Penguatan pengawasan jaringan dan penjagaan Pelabuhan Bakauheni sebagai akses keluar-masuk Sumatera merupakan kunci keberhasilan pengungkapan," kata Subiyanto.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait