#beritalampung#beritalampungterkini#kasuskorupsi

Polda Lampung Tindak Lanjuti LHP Investigasi PKN dari BPK 

Polda Lampung Tindak Lanjuti LHP Investigasi PKN dari BPK 
Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus menerima hasil Laporan BPK RI tentang penghitungan kerugian negara. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) investigasi penghitungan kerugian negara (PKN) dari BPK RI, Senin, 19 September 2022. Penyerahan LHP oleh Wakil Ketua BPK RI Agus Joko Purnomo kepada Kapolda Irjen Akhmad Wiyagus di kantor BPK Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan penyidik Dit krimsus Polda Lampung yang saat ini sedang menangani kasus tindak pidana korupsi akan menindaklanjuti hasil investigasi PKN tersebut. "Polda Lampung benar telah menerima LHP kerugian negara oleh BPK RI," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Wakil Ketua BPK RI Agus Joko Purnomo mengatakan pihaknya akan melaksanakan tugas PKN/PKA yang dilimpahkan dari Auditorat Utama Investigasi (AUI) kepada BPK perwakilan. Tim investigative Audit Task Force (IATF) diharapkan dapat memberikan asistensi kepada tim pemeriksa di lingkup BPK perwakilan dalam pelaksanaan pemeriksaan keuangan dan kinerja.

"Dalam rangka meningkatkan dukungan terhadap penegakan hukum dan selaras dengan inisiatif strategis peningkatan peran BPK dalam pemberantasan korupsi," katanya.

Baca juga: Polda Lampung Sisir Tempat Usaha Yang Gunakan Solar Subsidi 

BPK membentuk IATF sebagai elemen yang terintegrasi dengan kelembagaan dan tugas perwakilan BPK. Dengan adanya IATF, BPK perwakilan dapat ikut menangani pemeriksaan investigatif (PI), tentunya (khususnya PKN) atas permintaan aparat penegak hukum (APH) di daerah. IATF berkoordinasi dengan AUI dan bersinergi dengan APH," katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus, Dirkrimsus Kombes Ari Rachman Nafarin, Kabid Hukum Kombes Basahil, dan Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Penyerahan dihadiri Wakil Ketua BPK Agus Joko Purnomo didampingi auditor utama investigasi Hery Subowo, Kepala Auditor Investigasi Keuangan Negara Pusat Dede Sukarjo, Direktur Korsup (Koordinasi dan Supervisi) Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi RI Brigjen Yudhiawan, dan Kasatgas Dak Dit Korsup (Koordinasi dan Supervisi) Wilayah II KPK Tri Sikandi.

Berdasarkan informasi, laporan kerugian negara yang diserahkan BPK RI tentang dugaan korupsi pekerjaan konstruksi preservasi Jalan Ir Sutami—Sribhawono—SP Sribhawono. Terhitung sejak Oktober 2020, Polda Lampung belum menuntaskan kasus korupsi jalan nasional di Lampung. Hingga pertengahan 2022, Polda Lampung juga belum menetapkan tersangka korupsi yang diperkirakan mencapai Rp147 miliar.

Saat dikonfirmasi, Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Ari Rachman Nafarin mengatakan hasil Laporan penghitungan kerugian negara dugaan korupsi Jalan Ir Sutami oleh BPK RI akan segera diumumkan. "Nanti ya kabid Humas yang akan sampaikan," ujarnya singkat.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait