#korupsi#jalansutami

Polda Gandeng BPK Hitung Kerugian Negara Kasus Korupsi Jalan Sutami

Polda Gandeng BPK Hitung Kerugian Negara Kasus Korupsi Jalan Sutami
Jalan Ir Sutami, Lampung Selatan. Antara


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung akan mendatangi kantor BPK RI di Jakarta untuk melakukan persentasi dugaan korupsi yang dilakukan Komisaris PT Usaha Remaja Mandiri (URM), Hengki Widodo alias Engsit pada proyek kontruksi preservasi rekontruksi Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami-Sribawono-Sp. Sribawono.

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Arie Rachman Nafirin mengatakan, pihaknya akan melakukan persentasi di kantor BPK terkait tindak pidana korupsi pada pekan depan.

Baca juga: Kasus Korupsi Jalan Sutami Berpotensi Seret Nama Pejabat

"Kita yang akan mendatangi BPK, rencana Minggu depan akan lakukan presentasi di sana," katanya, Jumat, 24 September 2021.

Arie mengatakan sudah menyiapkan beberapa data yang akan dipresentasikan guna mendukung BPK RI untuk menghitung kerugian negara akibat pengerjaan proyek jalan tersebut.

"Data sudah kita siapkan semua," jelasnya.

Sebelumnya, Arie mengatakan bahwa BPK RI telah menerima permintaan Polda Lampung untuk melakukan audit atas kasus korupsi yang dilakukan oleh Engsit setelah tiga kali mengirim surat permintaan audit.

Tim penyidik dari Polda Lampung mengestimasi kerugian keuangan negara sekitar Rp60-65 miliar, namun pihaknya memerlukan perhitungan dari BPK RI untuk memastikan kerugian negara.

Untuk diketahui, PT URM adalah perusahaan yang mengerjakan proyek jalan Ir. Sutami-Simpang Sribhawono tahun 2018-2019 dengan nilai anggaran sebesar Rp147,533 miliar.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait