Demounjukrasapmiiomnibuslaw

PMII Lamsel Gelar Demo Tolak UU Omnibus Law

( kata)
PMII Lamsel Gelar Demo Tolak UU Omnibus Law
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung Selatan menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU Ciptakerja (Omnibus LAW), Kamis, 8 Oktober 2020, di depan Gedung DPRD Lampung Selatan. Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung Selatan menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU Ciptakerja (Omnibus LAW) di depan Gedung DPRD Lampung Selatan, Kamis, 8 Oktober 2020.

Aksi tersebut dikawal ekstra ketat jajaran Polres Lampung Selatan, dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja serta Pemadam Kebakaran (Satpol - PP dan Damkar) setempat.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, massa yang sempat terhadang di depan gerbang DPRD akhirnya dapat merangsek masuk setelah ada persetujuan dari Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Thomas Amirico.

Apalagi, satu anggota dewan telah mempersiapkan diri untuk menemui para pengunjukrasa. Massa sempat diarahkan ke ruangan komisi untuk beraudiensi.

Namun, massa menolak dan meminta agar pertemuan itu digelar di halaman Gedung DPRD Lampung Selatan. Wakil Ketua I DPRD Lamsel Agus Sartono menemui para pengunjuk rasa.

Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Lampung Selatan Andri Alfarizal mengatakan, pemerintah dan DPR terkesan kucing-kucingan dalam pembentukan UU Ciptakerja.

"Pemerintah dan DPR seakan - akan menutup mata terhadap penolakan - penolakan dari awal RUU ini masuk proglegnas sampai ditetapkanya menjadi UU," ujarnya.

Agus Sartono dalam kesempatan itu, menyatakan dirinya mewakili DPRD Lampung Selatan mendukung aksi mahasiswa dari PMII Lampung Selatan.

"Saya mewakili DPRD Lampung Selatan dan anggota DPRD Lamsel menolak UU Omnibus LAW. Kami juga mendukung langkah kawan-kawan dari PMII untuk menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK)," katanya.

Akhirnya, sekitar pukul 11.00 WIB massa pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. Setelah, mendapatkan tanda tangan dukungan dari Agus Sartono. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait