#advetorial#PLN

PLN Gandeng Forum Peduli Sungai Ciptakan Keandalan Pembangkit

PLN Gandeng Forum Peduli Sungai Ciptakan Keandalan Pembangkit
PLN UPDK Bandar Lampung memberikan penghargaan dan bantuan Peduli Sungai Tahap 4. Dokumentasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT PLN (Persero) UPDK Bandar Lampung mencanangkan program melestarikan lingkungan di sekitar daerah aliran sungai Way Besai. PLN UPDK Bandar Lampung bekerja sama dengan Forum Peduli Sungai melalui Program River Care atau biasa disebut dengan Peduli Daerah Aliran Sungai (Pedas) Besai.

Manager ULPL PLTA Way Besai, Heri Priyanto mengatakan selain untuk menjaga lingkungan sekitar daerah aliran sungai Way Besai, harapan terbesar adalah bisa menciptakan keandalan bagi pembangkit.

“Fokus kami adalah melestarikan lingkungan di aliran sungai Way Besai, selain itu dengan adanya DAS yang sudah bersih harapannya pembangkit kami menjadi andal dan siap melistriki provinsi Lampung khusunya daerah Lampung Barat," ujar Heri Priyanto.

Program peduli daerah aliran sungai (Pedas) Besai dimulai dari 2017 sampai dengan pertengahan 2021. Dalam kurun waktu tersebut PLN mampu meningkatkan produktifitas kinerja pembangkit dan tetap menjaga kelestarian lingkungan terutama di Kabupaten Lampung Barat.

Saat ini, program Peduli Daerah Aliran Sungai telah memasukin tahap ke-4 di wilayah DAS Cengkaan. Program DAS Cengkaan terdiri dari proses Penghijauan lahan dan proses sipil teknis. Penghijauan dilakukan dengan penanaman rumput strip dan tanaman produktif lainnya.

Rumput strip bertujuan agar unsur hara tidak langsung jatuh ke sungai jika hujan turun sehingga tanah akan kembali subur yang pada akhirnya meningkatkan produktifitas tanaman kopi.

Setelah dilakukan penilaian keberhasilan di tahun pertama program Pedas Besai IV, didapat tingkat keberhasilan penghijauan sebesar 76%. Tingkat keberhasilan tersebut menunjukan komitmen masyarakat dan pemilik lahan untuk ikut peduli terhadap lingkungan melalui program Pedas Besai.

Sebagai imbal jasa lingkungan dengan tingkat keberhasilan program sebesar 76%, maka PLN UPDK Bandar Lampung memberikan penghargaan dan bantuan berupa kambing 10 ekor senilai Rp30 juta. Bantuan diserahkan langsung oleh Manager ULPL PLTA Way Besai.

“Semoga dengan penghargaan dan bantuan ini dapat memotivasi masyarakat agar lebih menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) khususnya di sekitar Area Pembangkit PLTA Way Besai,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum Peduli Sunga, Faturahman menyampaikan terima kasih kepada PLN UPDK Bandar Lampung dan PLN ULPL Besai atas bantuannya sehingga masyarakat akan lebih giat lagi dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PLN UPDK Bandar Lampung yang diwakili oleh PLN ULPL Besai atas penghargaannya kepada kami, semoga kami semua dapat selalu menjaga aliran sungai sehingga PLTA Way Besai semakin andal dan kami bisa terus menikmati listrik,” ungkap Faturrahman.

Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Besai sempat mengalami erosi akibat alih fungsi lahan dari hutan menjadi perkebunan kopi pada tahun 2000, dimana jumlah luasan hutannya berkurang 60% (tahun 1970-an) menjadi 12% (tahun 2000) dari total luas lahan. Erosi lahan di hulu DAS Way Besai tersebut menyebabkan permasalahan sedimentasi pada daerah tampungan air ( reservoir area ) PLTA Way Besai. Akibat tingginya laju sedimentasi mempengaruhi operasi PLTA dan peralatan pembangkit.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait