#pln

PLN Beberkan Tagihan Listrik Penerangan Jalan

PLN Beberkan Tagihan Listrik Penerangan Jalan
Kantor PLN Distribusi Lampung. Lampost.co/MTVL/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT PLN Unit Induk Distribusi Lampung mengharapkan kejelasan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terkait tagihan pembayaran penerangan jalan umum (PJU) yang menunggak selama tiga bulan terakhir.

Asisten Manager Komunikasi dan Manajemen PLN UID Lampung, Darma Saputra, mengatakan tunggakan tersebut meliputi periode pemakaian Juli, Agustus dan September 2021.

"Besaran tagihannya rata-rata Rp6 miliar per bulan dan tunggakan berjalan tiga bulan. Jadi pembayaran yang harus dilunasi sekitar Rp18 miliar," ujar Darma, saat ditemui di kantor PLN distribusi Lampung, Rabu, 29 September 2021.

Atas tunggakan itu, perusahaan BUMN itu terpaksa melakukan pemadaman di sembilan titik ruas jalan protokol Kota Tapis Berseri.

Pemadaman itu meliput Jalan Kartini, Gatot Subroto, Ahmad Dahlan, Pagar Alam, Sultan Agung, sekitar daerah Sumur Putri, dan beberapa ruas jalan lainnya.

"Ini kami lakukan sesuai jam operasional lampu PJU mulai pukul 17.30-06.00 WIB, sehingga pemadam juga terjadi di jam-jam operasional tersebut," kata dia.

Untuk menyelesaikan tunggakan itu, pihaknya pun turut melakukan upaya persuasif, seperti koordinasi dan komunikasi. Bahkan, PLN UPT 3 Tanjungkarang juga berusaha mendatangi pihak-pihak terkait guna menanyakan pelunasan tagihan.

" PLN juga tidak menginginkan pemadaman. Namun, langkah itu merupakan bagian dari mekanisme aturan antara pelanggan dengan PLN," katanya.

Untuk itu hingga detik ini, PLN masih terus membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Mengingat, permasalahan ini turut menyangkut kemaslahatan orang banyak.

"Saat ini komunikasi belum menemukan solusi yang pas dan tak menjumpai titik terang pembayaran tagihan. Kita tahu, pemadam dilakukan ini terjadi di ruang fasilitas publik," ujar Darma.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait