#plazaliving#lingkungan

Plaza Living Cuek Meski Dihujani Protes

Plaza Living Cuek Meski Dihujani Protes
Alat berat masih beroperasi di lokasi lahan pembangunan Plaza Living di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Rabu, 26 Mei 2021. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Proyek pembangunan Plaza Living yang berada di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung masih berjalan. Padahal, proyek ini sudah banyak menuai pro-kontra karena dinilai bisa berdampak kerusakan lingkungan dan banjir di permukiman warga sekitar. 

Pantauan Lampost.co, Rabu, 26 Mei 2021, terlihat alat berat berupa eksavator masih beroperasi mengeruk dan meratakan lahan di lokasi pembangunan. Terdapat pula mobil pengangkut material kontruksi yang masih berlalu lalang keluar masuk di lokasi. Kendaraan tersebut membawa tanah urukan untu meratakan permukaan tanah.  

Baca: Warga Tagih Janji Plaza Living Bangun Embung

Dinding beton pembatas lokasi pembangunan Plaza Living dan permukiman warga pun telah berdiri tegak. Tembok tersebut dibangun kurang lebih setinggi 1,5 meter dengan panjang puluhan meter.

Coorporate Communication Kawan Lama Group (Perusahaan Induk Plaza Living Bandar Lampung), Reza hingga saat ini belum menanggapi banyaknya kontroversi dari pembangunan Plaza Living tersebut. Pesan-pesan pertanyaan yang dikirimkan jurnalis Lampost.co melalui aplikasi WhatsApp pun belum digubris. Wawancara terakhir tercatat pada 9 Mei lalu.   

Begitu juga melalui komunikasi jaringan telepon. Beberapa panggilan yang ditujukan ke kontak Reza direject dan disambungkan ke kotak pesan suara panggilan. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait