#SPAM#Lamsel

Pipa Air Bocor SPAM di Desa Bumidaya Belum Diperbaiki

Pipa Air Bocor SPAM di Desa Bumidaya Belum Diperbaiki
Proyek pembangunan sumur bor dan instalasi sistem penyediaan air minum (SPAM) di Dusun Wonogiri, Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan ditemukan kebocoran pada penampungan air dan pipa. Lampost.co/ Armansyah


Kalianda (Lampost.co)-- Kebocoran penampungan air dan pipa pada pembangunan sumur bor dan instalasi sistem penyediaan air minum (SPAM) di Dusun Wonogiri, Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, hingga kini belum diperbaiki.

Padahal proyek SPAM yang bersumber dari APBD Lamsel 2022 dan DAK 2022 tersebut baru selesai dikerjakan. Akibatnya, masyarakat setempat belum merasakan manfaatnya.

Kepala Dusun Wonogiri, Parman mengatakan hingga saat ini kebocoran bak penampungan air sumur bor dan instalasi pipa belum juga diperbaiki oleh pihak rekanan. Akibatnya, proyek tersebut belum bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Baca Juga : Habiskan Rp1,2 miliar, SPAM di Bandaragung Lamsel Hanya Berfungsi Kurang dari Setahun

"Belum ada kejelasan, mas. Sampai saat ini, kebocoran itu belum diperbaiki. Padahal, kebocoran itu sudah kami laporkan ke pelaksana lapangannya," kata dia saat ditemui di Dusun Purworejo, Jumat 29 Juli 2022.

Berdasarkan keterangan dari Pelaksana lapangan, kata Parman, pihak kontraktor berjanji bakal memperbaiki kebocoran tersebut. Namun, kepastiannya belum diketahui kapan akan diperbaiki.

"Enggak tau kapan mau diperbaiki. Hanya berjanji akan memperbaikinya. Bahkan, informasinya Senin 1 Agustus 2022 proyek itu akan provisional hand over (PHO)," kata dia.

Dia berharap pihak kontraktor dapat segera memperbaiki kebocoran tersebut. Jika tidak diperbaiki, maka proyek SPAM itu tidak bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.

"Sebenarnya kalau banyak bocor, proyek SPAM ini kami kurang puas. Untuk itu, kami minta cepat segera diperbaiki," kata dia.

Kepala Desa Bumidaya, Dudi Hermana juga membenarkan jika banyak kebocoran. Proyek yang bersumber dari dua anggaran tersebut banyak kebocoran pada pipa dan bak penampungan. Ia berharap rekanan segera memperbaikinya.

“Proyek itu dari Dinas PUPR Lamsel. Kami berharap pemborong segera memperbaikinya. Jika ada kebocoran, jaringan instalasi SPAM tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” kata dia.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut bersumber dari APBD Lamsel 2022 dan DAK. Rekanan yang mengerjakan CV Batu Jajar dengan anggaran Rp186.969.285 dan jaringan SR menelan anggaran Rp188.285.063.
 

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait